SAMPIT, radarsampit – Pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang baru dilakukan partai politik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kemarin (11/5), langsung menuai sorotan. Perhatian tertuju pada bacaleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kotim di daerah pemilihan I, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Partai berlambang banteng moncong putih itu menurunkan formasi dua sosok bacaleg yang orang tuanya bukan orang sembarangan. Pada nomor urut 1, ada nama Modika Latifah Munawaroh, putri Supian Hadi, mantan Bupati Kotim dua periode. Selanjutnya, di urutan kedua, Angga Aditya Nugraha, putra Halikinnor, Bupati Kotim saat ini yang juga Ketua Ketua DPC PDIP Kotim.
Keduanya disebut-sebut bakal bersaing sengit berebut suara untuk bisa duduk di DPRD Kotim. Pasalnya, pemilu yang kemungkinan besar masih menganut sistem proporsional terbuka, menempatkan caleg dengan perolehan suara terbanyak untuk duduk di kursi legislatif.
Dari penelusuran Radar Sampit dari rekam jejak dua sosok yang menempati urutan teratas bacaleg partai pemenang pemilu 2019 itu, Modika Latifah lebih unggul. Jejak digitalnya mudah ditemukan. Pada pemilihan legislatif 2019 lalu, dia meraup 1.484 suara.
Statusnya sebagai anggota DPRD, membuatnya lebih aktif dalam kegiatan di tengah masyarakat dan terekam dalam pemberitaan berbagai media. Dalam penelusuran di mesin pencari google, namanya sering muncul dengan berbagai isu yang telah dikomentari selama menjabat sebagai wakil rakyat.
Sementara Angga Aditya Nugraha, mesin pencari hanya menyajikan namanya pada satu isu, yakni event Bupati Kotim Time Rally yang digelar Februari lalu. Angga saat itu merupakan ketua panitia kegiatan. Dia juga tercatat sebagai Ketua Koordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kotim.
Meski keduanya disebut bakal bersaing ketat, jalan untuk menuju kursi legislatif tak bakal mudah. Pasalnya, sejumlah bacaleg lainnya juga tak bisa dianggap remeh. Di dapil yang sama, PDIP juga menurunkan Ahyar Umar yang juga Ketua KONI Kotim.
Selain persaingan internal, bacaleg PDIP juga akan bertempur dengan politikus lainnya dari partai lain. Nasdem Kotim, misalnya, menurunkan tim terbaiknya. Di dapil I ada Sekretaris Nasdem Kotim yang juga caleg petahana, Pardamean Gultom dan Rinie Setiawati, istri Ketua DPD Nasdem Kotim.
Sementara itu, terkait pendaftaran bacaleg, baru tiga partai yang mendaftar ke KPU, yakni NasDem, PDIP, dan PKS. Tiga partai itu datang bergantian ke KPU dan hanya PKS yang langsung menurunkan ketuanya mengantarkan berkas pendaftaran.
Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan, pihaknya sejak awal telah menyosialisasikan tahapan dan persyaratan pencalonan. Semua partai politik diharapkan mempersiapkan semuanya.
”Kami yakin partai politik sudah mempersiapkan semuanya. Dokumen wajib yaitu dokumen pencalonan dan dokumen calon. Kalau ada yang perlu diperbaiki, waktunya paling lambat 14 Mei pukul 23.59 WIB,” ujar Siti.
Dia menjelaskan, pada pemilu kali ini ada sedikit perbedaan, yaitu persyaratan harus diunggah dalam aplikasi silon KPU. Sistem ini untuk memudahkan partai politik memenuhi persyaratan dibanding manual.
”Pada tahapan ini yang pertama kami periksa adalah persyaratan pencalonan. Kalau sudah, baru lanjut tahapan berikutnya. Harapan kami karena telah disosialisasikan sejak awal, maka dokumen diharapkan sudah lengkap,” ujarnya.
Terkait pendaftaran parpol, kata Fathonah, tentunya semua dokumen sudah lengkap karena sudah pihaknya sampaikan sejak awal. Namun, ada beberapa dokumen juga yang pihaknya tidak bisa memastikan keabsahannya, sehingga perlu berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti ijazah.








