Ketua UMKM Harati Kotim Rahmat menyesalkan retail modern yang kian menjamur di Kota Sampit. Akibat buruknya berujung kepada sektor UMKM yang tidak bertumbuh. Pasaran semuanya akan dikuasai retail secara perlahan-lahan.
”Kami sepakat dan menginginkan agar retail ini dibatasi keberadaannya. Jangan ditumpuk di dalam Kota Sampit, kasihan pedagang warung kecil kalau tidak diatur dan dibatasi,” ujar Rahmat.
Rahmat berharap keberadaan retail diatur lebih jauh melalui regulasi. ”Harus ada regulasi hukum untuk membatasinya. Apakah itu perda atau perbup, supaya pedagang kecil ini merasa dilindungi dan masih bisa hidup dari warung-warung kecil itu,” katanya. (ang/ign)