Ribuan Ha Sawah Gagal Panen, DPRD Kapuas Prihatin

DPRD KAPUAS,gagal panen,padi
Anggota dprd Kapuas Abdurahman Amur (Tengah) bersama Anggota DPRD Kapuas lainnya, ketika mengikuti rapat paripurna.(istimewa)

KUALA KAPUAS -RadarSampit.com– Adanya beberapa petani di Kabupaten Kapuas yang mengalami gagal panen, menjadi perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Hal itu disampaikan oleh Abdurahman Amur,  anggota DPRD Kapuas dari fraksi Partai Golkar yang menyatakan pihaknya sangat prihatin atas adanya petani yang gagal panen pada tahun ini, karena oleh beberapa penyebab.

Bacaan Lainnya

“Sangat prihatin atas kondisi petani kita sebagian besar mengalami gagal panen. Selain karena faktor alam dan dominan akibat serangan Hama Tungro,”katanya baru-baru tadu.

Dirinya juga meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, untuk serius memperhatikan nasib para petani setempat, yang tahun 2022 ini mengalami kegagalan panen.

“Jadi kita harapkan pemerintah turun tangan untuk membantu menyiapkan masa tanam Okmar (Oktober – Maret) dengan bantuan, seperti pupuk dan bibit yang jadi kebutuhan petani,” imbuh Abdurahman.

Baca Juga :  Gazebo Jadi Saksi Bisu Remaja 'Gituin' Pacar

Ia menambahkan, atas kondisi itu nasib petani yang menggantungkan hasil pertanian akan berdampak pada perekonomian mereka. Yang nantinya dapat menimbulkan kesenjangkan dalam perekonomian di masyarakat bawah.”Benar-benar harus diperhatikan oleh pemkab,  jangan sampai nantinya mereka menjadi lebih susah,”tandas Abdurahman.

Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kapuas, serangan hama Tungro, terjadi di 7 wilayah kecamatan pada masa musim tanam April-September 2022. Akibat serangan Tungro tanaman,  padi petani yang mengalami kerusakan seluas 5.797 hektare terjadi kerusakan, dan 1.880 hektare gagal panen.(der/gus)

 

Pos terkait