Rujab Bupati Kotawaringin Barat Berdiri Megah

Setelah 10 Tahun Hanya Puing

rumah jabatan bupati kobar
MEGAH: Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kotawaringin Barat di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan selesai dibangun dan telah difungsikan. (RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Setelah terbakar pada tahun 2011 silam akibat sengketa pilkada, puing-puing kebakaran sempat dibiarkan teronggok selama 10 tahun di bekas rujab Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Pada masa pemerintahan Bupati Hj Nurhidayah dan Wakil Bupati Ahmadi Riansyah dan dengan dukungan dari DPRD Kobar pembangunan rumah jabatan kembali dimulai. Pembangunan yang berjalan lebih dari 3 tahun tersebut akhirnya selesai tepat pada hari jadi ke-62 Kabupaten Kotawaringin Barat. Rumah jabatan dengan nuansa dominan kuning tersebut diresmikan.

Air mancur, lampu-lampu taman yang tertata rapi dan hamparan taman hijau membuat wajah rumah jabatan semakin sedap dipandang mata. Padahal sebelumnya lokasi tersebut hanya merupakan tumpukan puing dan tanah gersang yang dimanfaatkan untuk berjualan pedagang buah dan parkir kendaraan.

Bahkan, ketika masuk ke dalam ruangan yang luas dan kursi tamu yang tertata rapi serta meja dan kursi untuk pertemuan terbatas (rapat) dan menyambut tamu terlihat asri menambah estetika ruangan menjadi lebih apik dan elegan.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Apresiasi PT KPC

Dalam kesempatan itu, Nurhidayah menyampaikan bahwa empat tahun masa kepemimpinannya bersama wakil Bupati Ahmadi Riansyah masih ada program yang belum dituntaskan. “Kami mohon maaf, kami hanya bisa mempersembahkan ini, karya-karya kami selama memimpin kepada masyarakat Kotawaringin Barat,” ujarnya.

Sepasang pimpinan ini menginginkan bahwa karya terbaik yang dipersembahkan untuk Kobar bisa dikenang sepanjang masa, termasuk pembangunan rumah jabatan bupati. Bupati juga mengatakan bahwa rumah jabatan ini bukan tidak didipikirkan oleh Bupati sebelumnya. “Kalau rencana ini sudah ada, hanya saja pembangunan fisik terwujud pada saat pemerintahan Nurhidayah-Ahmadi Riansyah (Nurani). Dan yang jelas rumah jabatan ini bukan untuk kepentingan pribadi,” terangnya.

Ia juga menyebut bahwa pada awalnya pembangunan direncanakan tahun 2018 dan terealisasi mukai 2019 dan selesai di tahun 2021. Maka pembangunan Rujab Bupati Kobar selesai dan bisa ditempati. “Sesuai dengan keinginan kami bersama, bahwa Rujab Bupati Kobar selesai sebelum kepemimpinan di periode ini selesai,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *