Sadar Pemilu Habiskan Banyak Kertas, KPU Ajak Ribuan Anggota KPPS Tanam Pohon

tanam pohon
TANAM POHON: Aksi penanaman pohon yang dilakukan serentak Se-Indonesia yang diikuti ribuan KPPS yang dilantik KPU Kotim, di Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kamis (25/1/2024). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Ada yang berbeda dari pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Kantor Keluharan Mentawa Baru Hilir, Kamis (25/1/2024) kemarin.

KPU Kotim mengajak 8.183 KKPS yang telah dilantik membawa masing-masing satu pohon untuk melakukan aksi menanam pohon yang dilaksanakan serentak se-Indonesia.

Bacaan Lainnya

”KPU menyadari bahwa selama proses pemilu banyak kertas yang dibutuhkan mulai dari surat suara, bilik suara, kotak suara dan berbagai surat formulir yang penggunaan (kertas) sangat tinggi,” kata Muhammad Rifqi, Ketua KPU Kotim, Kamis (25/1/2024).

Seperti diketahui, bahan baku kertas berasal dari selulosa atau pulp yang terdapat pada serat kayu (pohon). Semakin banyak kebutuhan kertas, maka semakin banyak pula pohon yang ditumbangkan untuk mendapatkan kayu yang dibutuhkan.

”Melalui aksi penanaman pohon ini, minimal jadi ikhtiar dan upaya KPU untuk mngembalikan bahan baku dari banyaknya logistik pemilu berbahan kertas yang digunakan, sehingga KPU mengajak satu KPPS menanam satu pohon yang dilaksanakan serentak se-Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasat Lantas Polres Kotim Berganti

”Upaya ini kami harapkan dapat menumbuhkan kembali pohon dalam beberapa tahun kedepan sebagai bahan baku utama kertas dan kualitas udara menjadi lebih baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, KPU Kotim melalui Petugas Pemungutan Suara (PPS) di 185 kelurahan dan desa se-Kotim melantik 8.183 KPPS yang akan ditugaskan di 1.169 tempat pemungutan suara (TPS).

Terdapat tiga titik pantau pelantikan yang dilakukan secara live zoom, di antaranya Kelurahan Baamang Barat, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, dan Kelurahan Ketapang. Pelantikan KPPS juga dihadiri Wim Reinardt Kalawa Benung, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah.

”Masing-masing TPS terdiri dari 7 KPPS dan ditambah dua petugas keamanan ketertiban. KPPS bertugas membantu dalam proses pemungutan suara di TPS pada 14 Februari 2024 bulan depan,” ujarnya.

Rifqi menjelaskan, KPPS akan bertugas melakukan membagikan formulir C-Pemberitahuan, mengumumkan waktu dan tempat pelaksanaan TPS, melakukan penghitungan surat suara di TPS sampai dengan menyampaikan hasil suara ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).



Pos terkait