Sehari Dua Bangunan Dilalap Api di Palangka Raya

Kebakaran Palangka Raya
PENDINGINAN : Petugas gabungan saat memadamkan kebakaran sebuah gudang material di Jalan Basewut, Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Sabtu (20/7/2024).

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Peristiwa kebakaran di dua lokasi berbeda, terjadi di Palangka Raya, Sabtu (20/7/2024). Amukan api itu terjadi dalam waktu hampir bersamaan.

Sebuah rumah di Jalan Danau Rangas 7 blok A N, tak jauh dari markas DitSabahara Polda Kalteng.

Bacaan Lainnya

Lalu, sebuah Gudang material bangunan di Jalan Basewut, Kelurahan Kereng Bangkirai.

Peristiwa yang mengakibatkan kerugian mencapai ratusan juta itu tidak sampai ada korban jiwa.

Namun membuat panik warga sekitar,  lantaran terjadi di Kawasan permukiman padat penduduk.

Berdasarkan informasi,  diketahui rumah itu milik mbah Cokro (75) dan Surtini. Sedangkan Gudang material milik Rahmat (30).

kebakaran palangka raya
INSERT: Penanganan kebakaran di Jalan Danau Rangas Palangka Raya

Kebakaran di Jalan Danau Rangas diduga karena pemilik rumah lupa mematikan kompor saat sedang memasak air.

Sedangkan kebakaran di Jalan Basewut diduga ketika penghuninya sedang  memasak nasi goreng, namun tiba-tiba api menyambar dan membesar dari regulator gas elpiji 3kilogram.

Lalu api membesar dan membakar seluruh bangunan berukuran 10m x 20m.

Dua kejadian itu kini masih dalam penyelidikan dan penanganan Polresta Palangka Raya, dan sejumlah saksi dimintai keterangan.

Terkait kebakaran di Jalan Danau Rangas, Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan Diskarmat Palangka Raya Sucipto menyampaikan, kebakaran rumah tersebut awalnya dikira membakar sampah.

Sebab korban setiap hari sering membakar sampah pada bagian belakang rumah.

”Api dari belakang, biasanya memasak dan merebus air. Jadi bukan karena korsleting listrik di bagian rumah induk. Penanganan dilakukan rescue Damkar kota bersama relawan BPK Swakarsa. Satu jam api berhasil diatasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Hindari Pemotor, Mobil Celaka di Bundaran Tudung Saji

Sucipto mengatakan, bahwa korban kebakaran itu merupakan pensiunan pegawai Lapas dan baru saja datang dari tanah suci Mekah.

Ia mengungkapkan, sebelum kebakaran, istrinya sedang berbincang dengan tetangga dan tidak mengetahui api semakin membesar di bagian belakang rumahnya. Akibatnya, tidak banyak harta benda berhasil diselamatkan.

Seorang Saksi mata, Dahlia (41) mengatakan,awalnya ia melihat warga berlari dan langsung memang ada asap di bagian belakang rumah.

Dikiranya pemilik rumah membakar sampah seperti kegiatan biasa, namun ternyata kebakaran rumah.

Terkait kebakaran di Jalan Basewut, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya Heri Fauzi menyampaikan, kebakaran itu melanda gudang bangunan dan sempat merembet ke lahan sekitarnya.

Kemudian, pihaknya bersama dengan TNI, Polri, Barisan Pemadam Kebakaran, TSAK Menteng, MPA Sebangau, Satpol PP dan BPBPK Provinsi Kalteng melakukan upaya pemadaman dan blocking api agar tidak meluas.

Setelah kurang lebih satu jam api berhasil dijinakkan dan sekitar lokasi kebakaran sudah dilakukan pendinginan.

“Kerugian yang ditaksir ratusan juta dan untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Kami imbau agar waspada dan semoga kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Heri Fauzi. (daq/gus)

Pos terkait