Sejumlah Sekolah Dasar di Kobar Rusak Berat

sekolah rusak
SARANA PENDIDIKAN: SDN 1 Sulung, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar, salah satu sekolah yang perlu perbaikan saat dikunjungi anggota DPRD Kobar, belum lama tadi. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Kondisi sarana pendidikan setingkat Sekolah Dasar (SD) di beberapa kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih memerlukan perhatian pemerintah daerah. Mengingat konstruksi bangunan sudah mengalami kerusakan.

Kerusakan bangunan sekolah tersebut dalam kategori kerusakan ringan, kerusakan sedang dan kerusakan berat, bahkan ada sekolah yang bangunannya terbilang bangunan tua.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pembinaan SD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat, M Alamsyah mengakui bahwa kerusakan yang terjadi dari kerusakan ringan dan sedang dan juga berat. Beberapa sekolah tersebut tersebar di beberapa kecamatan. “Kalau rusak ringan sampai sedang masih ada karena memang termakan usia, kalau yang kategori rusak berat ada beberapa sekolah dibeberapa kecamatan,” ungkapnya, Selasa (5/12/2023).

Lanjut dia, untuk kerusakan berat beberapa sekolah berada di Kecamatan Arut Utara di Desa Pandau dan Desa Sambi, selain itu ada di kecamatan Pangkalan Banteng di Desa Kebun Agung, dan di Kecamatan Kotawaringin Lama di Desa Sagu Sukamulya.

Baca Juga :  Torehkan Prestasi Gemilang, Kobar Raih WTP Delapan Kali Berturut-turut

Untuk Desa Sagu Sukamulya diakuinya karena memang masih berupa bangunan asal yang sudah lama, yang dibangun sekitar tahun 1983 eks transmigrasi.

Sementara sekolah di SDN 1 Sulung, Kecamatan Arut Selatan yang mengalami kerusakan berat sudah terakomodir untuk rehab di anggaran perubahan, dari pikir aspiratif anggota DPRD Kobar. “Yang di SDN 1 Sulung sudah mulai dilaksanakan kegiatan rehab 3 ruang kelas,” ungkapnya.

Menurutnya, secara bertahap Disdikbud sudah mengusulkan untuk dilakukan revitalisasi atau rehab total baik melalui APBD maupun APBN, juga dari pihak ketiga melalui CSR mereka. “Dan sebagian sudah terakomodir di tahun 2024 nanti,” pungkasnya. (tyo/fm)

 



Pos terkait