Sembilan Ruas Jalan Lumpuh Total, Dua Pekan Warga Palangan Kebanjiran

banjir desa palangan
BELUM SURUT:  Dua anak Desa Palangan menggunakan perahu untuk menyusuri jalan yang terendam banjir, Selasa (18/10). (IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com Banjir yang melanda Desa Palangan, Kecamatan Kotabesi, membuat sembilan ruas jalan di wilayah itu lumpuh total. Bencana yang telah melanda selama dua pekan itu juga membuat aktivitas perekonomian warga terganggu.

”Semua akses jalan masyarakat terendam banjir dan ada satu ruas jalan yang cukup dalam, sehingga harus menggunakan rakit atau perahu,” kata Kepala Desa Palangan Anastasius Delik, Kamis (20/10).

Bacaan Lainnya

Delik menuturkan, ketinggian banjir di desanya berkisar 70 sentimeter – 1 meter. Sebanyak 155 kepala keluarga dari total 256 KK terdampak bencana tersebut.

”Semua rumah yang berada di bantaran sungai dan dataran rendah terendam banjir. Paling parah di RT 4/RW 1. Ketinggian air mencapai satu meter,” kata Delik.

Menurutnya, banjir sudah dua kali terjadi di wilayah tersebut. Pertama pada awal September yang terjadi selama sepekan. Banjir kali ini merupakan kedua kalinya. Pemkab Kotim telah menyalurkan bantuan paket bahan pokok pada warga terdampak.

Baca Juga :  GILA!!! Badai Perselingkuhan Landa Pemkab Katingan, Tujuh Pejabat Diduga Terlibat Asmara Terlarang

”Desa kami menerima kiriman banjir dari arah hulu. Desa Palangan datarannya rendah, kurang lebih seperti Desa Hanjalipan. Jadi, kalau wilayah utara surut, kami yang mulai banjir ditambah kondisi pasang air laut, sampai sekarang genangan air masih bertahan,” ujarnya.

Delik menambahkan, selama banjir, aktivitas perekonomian masyarakat terganggu. Petani tak dapat berkebun dan hanya bertahan di rumah. Namun, bagi yang bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit masih bisa beraktivitas. Itu pun harus menerjang banjir untuk menuju lokasi kerja.

Untuk pelayanan kesehatan, lanjutnya, Pustu dan Polindes sudah lama tak beroperasi. Apabila ada warga yang melahirkan, terpaksa dibantu dari tenaga kesehatan dari Desa Kenyala.

Pos terkait