Sembilan Rumah Hangus dalam Sehari

MUSIBAH: Puing-puing sisa kebakaran yang terjadi di Desa Talekoi ( atas) dan Kelurahan Pendang (bawah) Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan, pada Sabtu (13/3). Kerugian peristiwa ini masih ditaksir dan diselidiki aparat kepolisian setempat.(POLSEK DUSUN UTARA FOR RADAR SAMPIT)

BUNTOK – Kebakaran besar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) pada Sabtu (13/3) lalu. Dalam sehari tersebut, kebakaran beruntun dua kali terjadi di Kecamatan Dusun Utara, yakni di Desa Talekoi dan Kelurahan Pendang. Peristiwa tersebut tercatat menghanguskan belasan rumah warga.

”Dari dua kejadian kebakaran tersebut menghanguskan 9 rumah dan 6 unit rumah terdampak,” kata Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro melalui Kapolsek Dusun Utara IPDA Normandi SP, kepada Radar Sampit, Minggu (14/3) kemarin melalui Whatsapp.

Bacaan Lainnya

Dinyatakannya, kebakaran pertama terjadi di Desa Talekoi sekitar pukul 07.30 WIB (13/3) dan menghanguskan satu unit rumah milik  warga bernama Peresto. Namun saat peristiwa tersebut diketahui, pemilik di kebun  dan hanya 2 anaknya yang berada di rumah. Sementara satu anak pemilik rumah berada di dalam kamar depan dan satu anak lainnya berada di luar rumah.

”Api pertama kali terlihat oleh anak pemilik rumah yang berada di luar dan sudah membesar membakar atap bagian tengah rumah. Api dengan cepat membakar sehingga menghanguskan seluruh bangunan berkontruksi kayu tersebut,” ujar Normandi. Menurutnya,  dugaan sementara kebakaran di Desa talekoi ini disebabkan korsleting arus pendek listrik.

Kemudian lanjutnya, sekitar pukul 15.30 WIB sore  kembali lagi terjadi  kebakaran yang  menghanguskan 8 rumah dan 6 unit rumah lainnya terdampak di RT 06, Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara. ”Api pertama kali terlihat dari atas atap rumah Habib Muksin. Kemudian api dengan cepat membakar dan merembet ke rumah warga lainnya yang berkontruksi kayu,” beber Normandi.

Ia menambahkan, kemudian api berhasil dipadamkan warga sekitar jam 16.30 WIB dengan menggunakan alat pemadam milik warga, seadanya. Sesaat kemudian, sekitar jam 16.30 WIB 3 unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Barito Selatan tiba di lokasi kebakaran dan selanjutnya melaksanakan pemadaman.”Dugaan sementara kebakaran ini disebabkan korsleting arus pendek listrik. Namun untuk memastikannya lagi,  kita melakukan penyelidikan. Sementara untuk kerugian masih didata,” tandas Normandi. (rol/gus)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *