Sudah Nol Kasus, PPKM Kotawaringin Barat Belum Turun

Masih Level II, Harus 70 Warga Tervaksin Agar Masuk Level I

kotawaringin barat
VAKSINASI: Pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng untuk menuju PPKM Level I dan saat ini tidak ada lagi kasus baru maupun aktif di wilayah tersebut. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMK N 1 Pangkalan Banteng beberapa hari lalu. (SLAMET HARMOKO/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN-Kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dinyatakan nol pada Kamis (4/11). Namun kondisi itu tidak serta merta membuat status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kobar langsung berubah ke level I, pasalnya untuk menuju level tersebut minimal harus 70 persen warga yang telah menjalani vaksinasi.

Sekretaris Daerah Kobar Suyanto mengatakan bahwa untuk mencapai PPKM Level I selain kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang turun (nol), tetapi juga capaian vaksinasi harus lebih dari 70 persen.

“Daerah kita saat ini berada di PPKM Level II, untuk menuju PPKM Level I, maka vaksinasi umum lebih 70 persen dan lansia lebih 70 persen. Ini yang sedang kita kejar,” kata Suyanto.

Hal itu juga kembali ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kobar Achmad Rois, menurutnya indikator vaksinasi dosis I masyarakat umum 70 persen dan vaksinasi dosis I lansia 70 persen itu menjadi penentu kriteria level I.

“Untuk kasus sampai hari ini (kemarin) sudah nol kasus atau tidak ada pasien Covid-19.  Sehingga kita menargetkan vaksinasi dosis I untuk masyarakat umum 70 persen ini Insya Allah akan dicapai dalam bulan ini,” ungkapnya, Kamis (4/11).

Baca Juga :  Jadwal Penerbangan Belum Normal Meski Tarif PCR Telah Diturunkan

Rois juga menambahkan bahwa hingga saat ini ketersediaan stok vaksin mencukupi dan juga distribusi berjalan lancar.

Diinformasikan bahwa berdasarkan data yang disampaikan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kobar, pada 4 November 2021, capaian vaksinasi dosis pertama untuk lansia di Kobar yaitu 54,06 persen. Kemudian, vaksinasi masyarakat umum dosis I mencapai 65,45 persen.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kobar Bambang Suherman mengatakan apa yang dinantikan masyarakat Kobar telah tercapai dan tidak ada lagi kasus baru maupun aktif. “Semuanya pasti bahagia, begitu juga dengan kami. Namun kondisi ini harus dimanfaatkan untuk kebangkitan ekonomi Kobar dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” harapnya. (sla)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *