Tingkatkan PAD, Maksimalkan Pengelolaan Pelabuhan

Ketua DPRD Bartim Nursulistio

TAMIANG LAYANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Timur (Bartim) Nursulistio menyatakan, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), khususnya pada pelabuhan di Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat.
“Ini mengingat banyaknya pelaku usaha atau investor yang berusaha di Kabupaten Barito Timur, sehingga ada peluang besar untuk bisa mendapatkan PAD,” kata Nursulistio, Kamis (7/10) kemarin.
Menurutnya, PAD merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang dananya untuk pembangunan daerah dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka perlu upaya konkrit memaksimalkan PAD dari pelabuhan milik daerah.
Tambah dia, status Pelabuhan Telang Baru saat ini sudah diserahterimakan Kementerian Perhubungan ke Pemkab Barito Timur, sehingga perlu keseriusan dan respons dari Pemkab Barito Timur untuk mengevaluasi dan melakukan pembenahan PAD.
Evaluasi dan pembenahan PAD perlu, karena PAD Kabupaten Barito Timur hingga saat ini masih pada tingkatan atau kategori kecil. Kondisi PAD yang kecil ini menjadi ironi karena di Kabupaten Barito Timur ada usaha perkebunan dan pertambangan yang cukup banyak.
“Khususnya berkaitan dengan perizinan pelabuhan, ini agar segera bisa menjadi pelabuhan khusus atau umum sehingga bisa menjadi salah satu PAD Pemkab Barito Timur,” kata Nursulistio.
DPRD meminta pemerintah daerah membenahi Perusahaan Daerah (Perusda) sehingga bisa melakukan tata usaha dan pengelolaan Pelabuhan Desa Telang Baru yang bermanfaat dan berdampak pada meningkatnya PAD Pemkab Barito Timur.
Selain itu, mendorong diaktifkannya kembali UPTD Timbangan di Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat, sebagai kontrol atau pengawasan dalam usaha pertambangan.
“Bisa mendapatkan kontribusi PAD dan data terkait berapa tonase batubara yang keluar,” tukas Nursulistio. (apr/fm)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *