Traffic Light Rusak, Lalu Lintas di Perempatan Tjilik Riwut Makin Semrawut

lampu merah
TIDAK BERFUNGSI: Traffic light di perempatan Jalan Tjilik Riwut - Pemuda - Pramuka, Sampit, tidak berfungsi, sehingga arus lalu lintas semrawut, Selasa (23/1/2024). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Tak berfungsinya alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) atau traffic light di perempatan Jalan Tjilik Riwut – Pemuda – Pramuka, Kota Sampit, membuat arus lalu lintas di jalur tersebut semrawut.

Pantauan Radar Sampit, Selasa (23/1/2024), sejumlah pengendara mobil dan motor dari berbagai arah yang berlawanan kerap terhenti di tengah. Salah satu pengendara harus lebih bersabar agar pengendara dari arah yang berbeda bisa melintas.

Bacaan Lainnya

Hal demikian dikeluhkan pengguna jalan. Instansi terkait diharapkan segera melakukan perbaikan.

”Saya lihat sudah lama mati. Sepertinya tidak ada tindak lanjut perbaikan. Khawatir saja kalau dibiarkan mati, tidak lekas diperbaiki malah menimbulkan kecelakaan. Apalagi jalan di situ cukup padat dilalui kendaraan besar,” kata Dwi Wahyu.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kotim Rino Mulya menjelaskan, dari 16 traffic light di Kota Sampit, hanya titik di perempatan Jalan Tjilik Riwut-Pemuda Pramuka yang menggunakan sistem arus listrik Direct Current (DC) atau tipe arus listrik searah.

Baca Juga :  DUH!!! Koruptor Jadi PNS di Kalteng Punya Rekam Kinerja Buruk, Pernah Diprotes Soal Ini

Traffic light ini dikelola Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Kemenhub Wilayah XVI Provinsi Kalteng. Sedangkan yang lainnya menggunakan sistem arus listrik alternating current (AC) atau tipe arus listrik bolak-balik.

”Traffic light yang dikelola Pemprov Kalteng ini menggunakan solar cell dari cahaya matahari. Karena komponennya rusak, jadi diubah menggunakan listrik PLN. Karena arus listriknya menggunakan DC, stok di kami belum tersedia, sehingga kami sudah pesan ke Jawa dua hari lalu,” kata Rino.

Dikarenakan tipe arus listrik searah dari Pramuka, petugas teknisi Dishub Kotim terpaksa menonaktifkan sementara agar tidak menimbulkan masalah di ruas jalan tersebut.

”Traffic light sudah dioff-kan lima hari ini oleh teknisi kami. Sambil menunggu sparepart datang, traffic light akan segera diperbaiki dan berfungsi kembali,” ujarnya. (hgn/ign)



Pos terkait