Selain menelan korban jiwa, peristiwa tersebut juga menyebabkan satu rumah rusak total dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 250 juta.
BPBD Trenggalek memastikan akan tetap siaga di lokasi hingga seluruh proses penanganan selesai dan warga terdampak mendapat bantuan.
Triadi juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan lama, segera menjauh dari area tebing atau lereng curam. Waspadai tanda-tanda pergerakan tanah sekecil apa pun,” pungkasnya.








