Tugas PPIH Kloter Jadi Pembimbing Jemaah, Bukan Berhaji Secara Pribadi

Seluruh Kuota Haji Hampir Terisi Penuh

layanan haji
LAYANAN JEMAAH: Jasa layanan dorong kursi roda untuk jamaah haji yang membutuhkan layanan di Masjidil Haram, Mekkah. (ANTARA/HO-MCH2022/am)

JAKARTA, radarsampit.com – Kementerian Agama (Kemenag) kembali memberikan rambu-rambu penting bagi petugas panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) kloter. Tugas mereka adalah membimbing para jemaah. Bukan untuk berhaji secara pribadi.

Pesan tersebut disampaikan Direktur bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Arsad Hidyat di Jakarta Selasa (20/2/2024).

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan personel PPIH Kloter memiliki tanggung jawab yang cukup banyak. Mulai dari pembinaan, pelayanan umum, bimbingan ibadah, pelayanan kesehatan, serta perlindungan jemaah.

’’Tugas bapak dan ibu (PPIH Kloter) bukan berhaji, tetapi memberikan pelayanan kepada jemaah haji,’’ katanya. Jadi Arsad mengingatkan tugas utama para PPIH Kloter itu adalah melayani para jemaah atau tamu Allah. Dia berharap seluruh personel PPIH Kloter diberikan kekuatan dan kesehatan. Sehingga bisa maksimal dalam menjalankan tugasnya.

Untuk diketahui PPIH Kloter terdiri dari beberapa unsur.

Tidak hanya unsur pembimbing ibadah dari lingkungan Kemenag saja. Tetapi juga ada unsur dokter serta tenaga kesehatan yang direkrut oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga :  AWAS!!! Belasan Jasa Umrah di Kotim Belum Berizin, Jangan Mudah Tergiur Harga Murah!

Para personel PPIH Kloter ini menempel terus di setiap kloter.

Mulai dari saat jemaah tiba di asrama haji. Kemudian selama penerbangan.

Hingga ketika berada di Madinah atau Makkah. Secara bertahap personel PPIH Kloter mendapatkan pembekalan berupa bimbingan teknis dari Kemenag.

Diantaranya adalah 390 orang PPIH Kloter dari Provinsi Jakarta, Banten, dan Lampung yang melakoni bimbingan teknis pada 19-28 Februari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Cecep Khairul Anwar mengatakan, PPIH Kloter dari Jakarta, Banten, dan Lampung itu nanti tergabung dalam satu embarkasi. Yaitu embarkasi Jakarta Pondok Gede.

Dia berpesan kepada PPIH Kloter untuk tetap saling membantu atau bekerjasama. Meskipun ada pembagian tugas antara bimbingan dan layanan kesehatan.

Pada kesempatan itu Cecep juga berpesan para PPIH Kloter untuk ikut membantu sosialisasi pelunasan biaya haji. ’’Agar jemaah haji segera melakukan pelunasan,’’ katanya. Seperti diketahui, sedianya pelunasan biaya haji ditutup pada 12 Februari lalu. Kemudian diperpanjang hingga 23 Februari depan.



Pos terkait