Tutup Tahun, Pemkab Kotim Bakal Lakukan Ini

Akhir Tahun,Pemkab Kotim
Bupati Kotim Halikinnor ketika menyampaikan paparannya pada acara penyerahan DIPA untuk tahun 2022 mendatang, belum lama tadi.(dok.yuni/radarsampit)

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menggelar rapat evaluasi akhir tahun 2021. Hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana capaian dari masing-masing Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemkab Kotim.

Rapat evaluasi ini akan menjadi evaluasi akhir tahun pertama di bawah pemerintahan Bupati Kotim Halikinnor dan Wakilnya Irawati, yang resmi dilantik dan di ambil sumpah oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran pada Jumat, 26 Februari 2021 lalu.

Di tahun pertama kepemimpinan Bupati Kotim Halikinnor, yakni tahun 2021 masih menjadi tantangan berat bagi setiap SOPD, karena tahun ini Kotim masih dilanda pendemi Covid-19, meskipun penularannya melandai dengan cukup signifikan.

Seiring dengan melandainya kasus Covid-19 untuk sektor perekonomian di wilayah ini perlahan mulai bangkit. Aktivitas masyarakat berangsur mulai normal. Bahkan tidak ada lagi pembatasan jam malam di wilayah ini.

Sementara itu untuk sektor kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19 pemerintah masif melakukan upaya percepatan vaksinasi, haslinya di bulan Desember ini Kotim telah melampaui capaian 70 persen lebih vaksinasi dosis pertama.

Baca Juga :  Ancaman Pohon Tumbang Hantui Warga

Ditegaskan Halikin, dalam suatu pemerintahan, evaluasi kegiatan pembangunan sangat penting dilakukan. Guna mengetahui capaian pembangunan, dan setiap SOPD harus melaporkan progres pelaksanaan program kerja masing – masing.

“Evaluasi akhir tahun perlu dilakukan, karena dari evaluasi tersebut akan diketahui mana program kerja yang sudah tercapai dan mana yang belum. Sehingga kendala yang ada akan di evaluasi dan dicarikan solusinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Halikinnor menjelaskan, tujuan diadakannya rapat evaluasi akhir tahun adalah untuk memantau seberapa jauh capaian sasaran terhadap  program-program prioritas pemerintah dan upaya mendorong ketepatan program, evaluasi instrumen kebijakan, dan mengevaluasi.

Selain itu juga mengidentifikasi hambatan pembangunan untuk tahapan selanjutnya serta menyamakan persepsi terhadap prosedur dan mekanisme melalui monitoring sebagai sistem terkait.

Pos terkait