Usai Ditanami Pisang, Jalan Ditambal

Penambalan lubang di Jalan pangeran Antasari oleh petugas dinas PUPRPERKIMTAN Kabupaten Lamandau. (
Penambalan lubang di Jalan pangeran Antasari oleh petugas dinas PUPRPERKIMTAN Kabupaten Lamandau. (istimewa)

NANGA BULIK, RadarSampit.com– Lamandau bergerak cepat yang menjadi jargon Bupati Lamandau Hendra Lesmana benar -benar dibuktikan. Aksi protes warga yang menanami jalan rusak dengan pohon pisang langsung direspon cepat oleh Dinas PUPRPERKIMTAN Kabupaten Lamandau. Tidak butuh waktu lama, tim dari bidang Bina Marga langsung melakukan penambalan pada jalan yang berlubang pada Senin lalu.

“Jalan yang berlubang tersebut langsung kami tambal. sekarang sudah bisa dilalui dengan aman,” ungkap Kabid Bina Marga, Nozul.

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui,  jalan yang rusak dan berlubang jadi salah satu penyebab sering terjadinya kecelakaan di kabupaten Lamandau. Sehingga oknum warga yang kesal akibat jalan berlubang, melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan tersebut.

Kondisi jalan berlobang di Jalan Pangeran Antasari ini  dinilai berbahaya bagi keselamatan pengendara karena cukup sering pengendara motor yang terjatuh . Sehingga di pohon pisang tersebut  juga dipasang papan  yang bertuliskan” sudah delapan orang yang jatuh tolong diperbaiki”.

Baca Juga :  Jadi Petani Nyambi Curi Motor

Udin, salah satu warga setempat mengatakan, tidak ada yang mengetahui siapa yang menanam pohon pisang di jalan tersebut.

“Pohon pisang ini saya lihat pada hari Sabtu (11/02) siang sekitar jam 13.30 Wib saat saya lewat . Mungkin  oknum warga yang menanamnya merasa kecewa, agar jalan yang berlubang cepat di perbaiki,” ucapnya.

Setelah ditambal, kini pengendara kendaraan bermotor bisa melintas dengan aman. Warga sekitar juga mengaku senang karena sejak ditambal tidak ada lagi pengendara yang jatuh di lokasi tersebut. (mex/gus)



Pos terkait