KASONGAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Katingan Hilir melakukan mediasi dugaan perselingkuhan dengan memanggil kedua belah pihak.
Kapolsek Katingan Hilir IPTU Eko Priono mengungkapkan, kejadian bermula, pada Selasa (8/6) lalu, DNA (24) istri dari WHD (27) mengusir sang suaminya dari rumah setelah mereka bertengkar hebat.
Sejak saat itu keduanya tidak lagi tinggal satu rumah. Kemudian pada Senin (14/6) sekitar pukul 01.00 WIB, saat pulang bekerja, WHD melintas di depan rumah sang istri dan melihat sepeda motor parkir di halaman rumah.
Merasa curiga, kemudian WHD mengajak dua orang warga sekitar untuk mendobrak rumah istrinya dan mendapati sang istri sedang berduaan dengan laki – laki lain berinisial SMR (26). Tidak terima, akhirnya WHD melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Katingan Hilir.
“Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung mendatangi TKP dan memerintahkan WHD, DNA dan SMR untuk datang ke Mapolsek untuk dilakukan mediasi. Mengingat permasalahan tersebut masih dugaan, kami melakukan mediasi agar permasalahan ini tidak berkepanjangan,” jelasnya.
Eko mengatakan, dari hasil mediasi, WHD mengurungkan niatnya untuk melanjutkan perkara tersebut ke jalur hukum, mengingat anak dari pernikahannya masih balita dan memerlukan kasih sayang seorang ibu.
“Bagaimana pun kejadian ini masih dugaan, ditambah lagi dugaan tersebut merupakan delik aduan yang berarti perkara dapat ditangani jika ada laporan, maka terlebih dahulu dilakukan mediasi. Meskipun pelapor tidak ingin menyelesaikan permasalahan ke jalur hukum, WHD tetap akan membawa permasalahan rumah tangganya ke jalur adat,” tukasnya. (sos/fm)