Vaksinasi Ditarget Selesai Oktober

Vaksinasi Ditarget Selesai Oktober
Vaksinasi kepada masyarakat di Kota Palangka Raya, ketika disaksikan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Rabu (30/6) kemarin.(dodi/radarsampit)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menargetkan vaksinasi Covid-19 selesai pada bulan Oktober mendatang. Oleh sebab itu berbagai skema percepatan vaksinasi di kabupaten dan kota terus didorong, guna mengejar terget penyelesaian tersebut.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan, percepatan vaksinasi ini menjadi tuntutan yang harus dipenuhi semua daerah dengan melihat penambahan kasus yang terus terjadi. Untuk itu, masyarakat umun penerima vaksin dalam hal ini yang berusia 18 tahun ke atas sudah harus mendapat vaksinasi sebelum akhir tahun.

Bacaan Lainnya

“Awalnya pemerintah maunya Desember selesai, tapi karena melihat kebutuhan maka harus dipercepat. Jadi vaksinasi ini diharapkan 100 persen sudah selesai pada Oktober tahun ini,” ujarnya, kemarin.

Meski tidak terlalu terkendala dalam hal ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat, namun Sugianto meminta agar kabupaten dan kota membuat langkah-langkah percepatan vaksinasi, yang salah satunya dengan menambah tenaga vaksinator.

Ia menegaskan, setiap kabupaten dan kota harus memiliki jumlah vaksinator yang memadai, yang tentunya disesuaikan dengan jumlah penduduk dan luas wilayah.

“Seperti di kota dan kabupaten yang besar itu disiapkan penambahan 300-500 orang. Kemudian kabupaten yang kecil siapkan vaksinator antara 150-200 orang. Ini untuk mempercepat vaksin yang saat ini digiatkan pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu, Polda Kalteng juga membentuk gerai untuk vaksinasi dalam rangka mengejar target tersebut. ”Ini bentuk komitmen bersama antara Polri dan pemerintah,” ujar Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo,Rabu (30/6) kemarin.

Dipaparkan, pihaknya mendirikan gerai vaksin hingga ke jajaran Polres sebanyak 15 gerai, dilengkapi fasilitas pelayanan bagi masyarakat untuk vaksinasi Covid-19 secara gratis.

“Masyarakat yang belum divaksin bisa datang dan melakukan vaksin. Biar herd immunity cepat terbentuk,” pungkasnya usai secara simbolis menerima bantuan alat pelindung diri berupa 40.000 masker dan 4.000 hand sanitizer dari pihak swasta.

Kabiddokkes Polda Kalteng Kombes Pol Danang Pamudji menambahkan, hanya dengan menunjukan KTP bisa dilakukan vaksin dan gerai tersebut dibuka 24 jam.”Taget tiap hari berapapun akan dilayani.Untuk Kalteng ditarget 11 ribu lebih. Kita sudah 38 ribu vaksin se Kalteng,” sebutnya.

Khusus kota Palangka Raya Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri  mengaku tidak menyangka dengan besarnya animo dan antusias warga kota terhadap vaksinasi.

”Di mana ada vaksinasi, maka warga berbondong-bondong mendatangi lokasi. Bahkan vaksin diberikan pukul 8 pagi, tetapi sudah ada menunggu sejak pukul 05.00 dini hari,” ungkapnya kepada Radar Sampit.

Ia menyatakan, kepedulian warga kota untuk memperoleh vaksin sangat tinggi, sehingga diharapkan herd immunity  segera terwujud.

”Kita ditargetkan 199 ribu vaksin, tetapi hingga saat ini 65 ribu lebih sudah divaksin atau 32 persen lebih. Maka itu kita kejar agar herd immunity di kota sebelum akhir bulan Agustus seluruh warga kota sudah tervaksin,” pungkasnya.

Ditambahkan Jaladri, nanti juga para vaksinator akan dikerahkan ke lokasi-lokasi pinggiran kota, agar sebelum akhir Agustus  vaksinasi sudah selesai. (sho/daq/gus)

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *