Waspadai Cuaca Ekstrem di Sukamara

Sejumlah perahu nelayan di Sukamara
Sejumlah perahu nelayan di Sukamara, yang tidak melaut lantaran ancaman cuaca ekstrem, beberapa waktu lalu. (dok.radarsampit)

SUKAMARA, RadarSampit.com – Dalam beberapa hari terakhir, cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi disertai petir dan angin kencang melanda wilayah Sukamara. Bagi warga sebaiknya berhati-hati, terutama terhadap penyalaan alat elektronik ketika hujan maupun berada di tempat terbuka.

Pasalnya selain merusak peralatan elektronik, sambaran petir juga pernah menyebabkan warga Sukamara meninggal dunia.

Menurut penuturan warga, wilayah Sukamara rawan terjadi petir. Bahkan pernah terjadi warga yang tewas akibat terkena sambaran petir, hingga hampir terbakarnya sebuah rumah. Terakhir seorang pemuda yang meninggal dunia sedang bermain HP saat petir mendadak menyambar.

“Memang sering terjadi petir saat hujan, sehingga lebih baik saat hujan semua peralatan elektronik dimatikan,”  ujar Sidik, salah seorang warga Sedawak.

Sekadar diketahui, dikutip dari ensiklopedia bahasa Indonesia, petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya.

Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya.

Baca Juga :  Bawa Lari Motor Hanya untuk Pamer

Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan.

Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara.

Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan. (fzr/sla)



Pos terkait