Wujud Bakti Tentara Percepat Pembangunan Desa melalui Program TMMD 

Perbaiki Infrastruktur Jalan, Mudahkan Masyarakat Angkut Hasil Perkebunan

TMMD
SIMBOLIS: Pemotongan pita oleh Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Iwan, Kapolres Kotim AKBP Sarpani, Dandim 1015 Sampit Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata di Jalan Budi Mufakat yang selesai dilakukan penimbunan melalui program TMMD, Jumat (7/6/2024). (HENY/RADARSAMPIT)

Sebagai upaya mempercepat pembangunan desa dalam peningkatan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berkolaborasi bersama pemerintah daerah membenahi permasalahan desa melalui program TMMD.

HENY, Sampit | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 yang dilaksanakan Satgas Komando Distrik Militer (Kodim) 1015 Sampit dinyatakan resmi ditutup oleh Komandan Komando Resor Militer (Korem) 102/Panju Panjung Brigadir Jenderal TNI Iwan Rosandriyanto.

Penutupan itu dilakukan dengan menggelar upacara di halaman kantor Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (7/6/2024) pagi.

Dalam upacara, Iwan membacakan amanat tertulis dari Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan terkait pelaksaan program TMMD Reguler Ke-120 di wilayah Kodim 1015 Sampit.

”Program TMMD bagian dari wujud bakti TNI untuk membangun desa yang bertujuan mempercepat perbaikan infrastruktur serta mendukung percepatan program pemerintah daerah untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Iwan.

Sesuai dengan TMMD tahun ini, yaitu “Darma Bakti TMMD mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah” diimplementasikan dengan cara kolaborasi antara TNI dan Pemkab Kotim serta masyarakat untuk ikut terlibat gotong royong mengatasi permasalahan di desa.

Selama 30 hari sejak 8 Mei 2024, program TMMD Ke-120 di Kelurahan Tanah Mas dikerjakan melibatkan 180 personel terdiri dari TNI, Polri dan masyarakat setempat.

Selama sebulan pekerjaan kegiatan fisik yang dilakukan meliputi peningkatan penimbunan Jalan Budi Mufakat sepanjang 1.618 meter dengan lebar 5 meter,  pelebaran parit sepanjang 1.300 meter dengan lebar 2,5 meter di Jalan Sarpatim, pembangunan dan perbaikan 5 unit jembatan kayu, perbaikan sarana dan prasarana sekolah, penyediaan penggalian sumur bor sedalam 26 meter di tiga titik lokasi serta bedah satu unit rumah tidak layak huni.

Kegiatan fisik ini dianggarkan menggunakan sumber dana APBD Kotim sekitar Rp1,3 miliar dan dana sharing APBD Provinsi Kalteng sebesar Rp150 juta.

Selain itu, ada pula kegiatan nonfisik seperti sosialisasi narkoba, wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI AD, penyuluhan stunting, penyuluhan kesehatan posyandu, dan penyuluhan pertanian.

”Kegiatan TMMD ini sangat positif dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saya berbincang dengan lurah dan Sekda Kotim (Fajrrurahman) dapat merasakan manfaatnya terutama untuk meningkatkan taraf perekonomian dan kemudahan akses jalan bagi masyarakat mengangkut hasil perkebunan menjadi lebih lancar,” ucap Iwan.

Iwan berharap program TMMD yang dilaksanakan Kodim 1015 Sampit dapat dimanfaatkan dan dirawat sarana dan prasarana yang telah disediakan.

”Kegiatan TMMD bisa berkelanjutan seperti keinginan masyarakat untuk memperpanjang peningkatan jalan dan membuka jalan baru. Alhamdulillah, atas kebesaran hati Bupati Kotim, peningkatan jalan akan dilanjutkan di anggaran perubahan,” ungkapnya.

”Saya apresiasi Dandim 2015 Sampit, Kapolres Kotim, Pemkab Kotim dan masyarakat yang telah bahu-membahu menyukseskan kegiatan TMMD. Kami berharap keberadaan TNI dapat menjadi solusi atas permasalahan di kalangan masyarakat,” tambahnya.

Penutupan TMMD ke-120 juga ditandai dengan penandatanganan naskah berita acara penyerahan hasil kerja oleh Dansatgas TMMD Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata kepada Bupati Kotim Halikinnor yang diwakili oleh Sekda Kotim Fajrruhman.

Usai upacara, Danrem 102/Panju Panjung memberikan bantuan nutrisi berupa kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk pencegahan stunting yang diberikan kepada masyarakat di Kelurahan Tanah Mas. Dilanjutkan meninjau ke lokasi dan pemotongan pita di Jalan Budi Mufakat yang selesai ditingkatkan alias dilakukan pengurukan melalui program TMMD.

Pos terkait