161 CJH Kotawaringin Timur Jalani Manasik Haji

haji
PEMBEKALAN MATERI : Kepala Kemenag Kotim Khairil Anwar saat memberikan pembekalan materi manasik haji kepada jemaah calon haji di Aula Jabal Rahmah.

SAMPIT, radarsampit.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan pembekalan melalui kegiatan manasik haji yang diikuti 161 calon jemaah haji.

Kegiatan manasik haji dilaksanakan selama 10 hari. Dua hari ditingkat kabupaten yang sudah dilaksanakan pada 7-8 Maret 2024 lalu dan dilanjutkan manasik haji tingkat kecamatan pada 22-29 April 2024.

Bacaan Lainnya

Selama delapan hari, 161 calon Jemaah haji yang berasal dari 10 kecamatan yaitu Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Kotabesi, Seranau, Pulau Hanaut, Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Cempaga, Mentaya Hulu dan Parenggean diberikan pembekalan materi tentang hak dan kewajiban, syarat  dan rukun haji, praktik manasik haji, praktik senam haji serta mendapatkan materi dari Dinas Kesehatan Kotim tentang edukasi penyakit menular, pencegahan penyakit dan tips menjaga kesehatan.

“Jemaah melaksanakan praktik manasik haji dan umrah tiga hari, Kamis praktik umrah, Sabtu ini dan Senin lusa praktik haji dan Minggu besok pagi praktik senam haji sekaligus launching baju batik untuk jemaah haji serentak secara nasional di Islamic Center dan via zoom,” kata Khairil Anwar, Kepala Kemenag Kotim yang juga memberikan materi tentang hak dan kewajiban haji, Sabtu (27/4/2024).

Baca Juga :  SMP 4 Best Agro Raih Adiwiyata Mandiri

Pembimbing manasik haji disampaikan oleh tiga pemateri yang sudah bersertifikat yaitu Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kotim Sublianur, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Rabiatul Adawiyah dan Kepala MTSN 2 Kotim Aceng Abudin.

Khairil mengatakan penyelenggaraan manasik haji sudah menjadi kewajiban pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019, bahwa jamaah haji berhak mendapat bimbingan manasik, sehingga pemerintah berkewajiban menyelenggarakan.

“Saya berharap jemaah calon haji Kotim nanti dapat lebih siap secara fisik, mental dan pengetahuan tentang materi ibadah sesuai tuntunan sehingga nanti dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji secara maksimal,” pungkasnya. (hgn/gus)



Pos terkait