Atap Rumah Warga sampai Nyaris Tenggelam, Warga Bertahan di Tengah Banjir

banjir tumbang kalang
SALURKAN BANTUAN: Wakil Bupati Kotim menyalurkan bantuan pada warga Desa Tumbang Kalang yang rumahnya terendam banjir, Selasa (4/10). (RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Bencana banjir kembali melanda Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur selama dua hari terakhir. Sekitar 70 rumah warga terendam banjir. Ketinggian air bahkan nyaris menenggelamkan rumah warga.

Pantauan Radar Sampit, rumah warga yang rata-rata berkonstruksi kayu terlihat begitu memprihatinkan. Tinggi banjir yang mencapai sekitar 165 cm mengakibatkan separuh rumah warga nyaris tenggelam. Sebagian warga memilih tetap bertahan di tengah banjir. Sebagian lagi menginap di rumah kerabat. Ada pula yang mengungsi di rumah kosong tak berpenghuni.

Bacaan Lainnya

Seorang wanita paruh baya terlihat duduk termenung di atas teras bangunan rumah panggung tak berpenghuni, Selasa (4/10). Perabotan rumah tangga, tilam kapuk, dan peralatan dapur memenuhi tempatnya berada. Mirisnya, wanita yang diketahui berstatus janda itu tinggal sebatang kara tanpa penerangan malam hari.

Baca Juga :  Buka di Tahun Baru,Tempat Wisata Harus Penuhi Syarat Ini

”Anak di Kuala Pembuang. Di sini tinggal sendiri. Sudah dua hari mengungsi di rumah kosong ini. Rumah saya terendam banjir. Tidak ada tempat untuk beristirahat, terpaksa beristirahat di sini,” ujar wanita tersebut.

Wakil Bupati Kotim Irawati bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Rihel, Camat Antang Kalang, aparat kepolisian, TNI, dan rombongan lainnya meninjau langsung lokasi banjir di Desa Tumbang Kalang.

Dibantu menggunakan perahu mesin, rombongan tak hanya meninjau banjir, namun juga membawa paket bahan pokok berisi vitamin, kopi, gula, teh, susu kaleng, sarden, dan beras kemasan 5 kg. Terdapat 75 paket bahan pokok yang dibagikan pada warga yang menjadi korban banjir.

Sepanjang perjalanan, rombongan juga menemukan dua kucing yang terjebak banjir di atas atap rumah warga, hingga akhirnya ikut dievakuasi rombongan.

Pos terkait