Balai Induk Hindu Kaharingan Mulai Dibangun

kaharingan
PEMBANGUNAN : Acara peletakan batu pertama pembangunan Balai Induk Kaharingan dan Auditorium Hindu Kaharingan Center Kalteng, Jumat (29/7). DODI/RADAR PALANGKA

PALANGKA RAYA,RadarSampit.com – Sekian tahun menunggu akhirnya umat Hindu Kaharingan Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki tempat khusus untuk berkumpul dan beribadah.

Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Balai Induk Kaharingan dan Auditorium Hindu Kaharingan Center Provinsi Kalteng di Jalan Tambun Bungai, Kota Palangka Raya, Jumat (29/7).

Bacaan Lainnya

Peletakan batu pertama oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Nuryakin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kalteng, Noor Fahmi, Ketua Umum Majelis Besar Hindu Kaharingan, Walter S. Penyang dan Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan, Arton S. Dohong, menjadi tanda dimulainya pembangunan dua gedung tersebut.

Tampak hadir juga pimpinan organisasi keagamaan di Kalteng, seperti Prajaniti, DPP Peradah hingga WHDI.

Sekda Kalteng Nuryakin mengatakan, Pemerintah Kalteng sangat menyambut baik dan mendukung atas pembangunan dua bangunan tersebut. Hal itu sebagai wujud pemerintah mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) umat Hindu Kaharingan di Bumi Tambun Bungai.

Baca Juga :  Dituntut Penjara Lima Tahun, Pengacara Desak Asang Dibebaskan

”Ini sangat luar biasa dan menjadi komitmen bersama untuk kedepan lebih baik, sesuai visi dan misi gubernur untuk Kalteng berkah.Semoga SDM umat hindu kaharingan juga bisa beriringan membangun Kalteng semakin berkah,” ujarnya.

Nuryakin berharap dengan momentum itu bisa memberikan keragaman di Kalteng, apalagi Bumi Tambun Bungai ini memiliki falsafah Huma Betang.

”Semoga bermanfaat dan Pemerintah Kalteng memberikan bantuan dari dana APBD Kalteng sebesar Rp 8 miliar. Gubernur mendukung hal ini. Di tahun kedepan, tentu akan ada koordinasi lagi antara pemerintah dan pengurus Hindu Kaharingan Kalteng untuk tahapan pembangunan yang selanjutnya,” sebutnya.

Pos terkait