Agustiar Ajak Masyarakat Kobarkan Semangat Gotong Royong

agustiar sabran
Agustiar Sabran

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas)  2023 bisa menjadi momentum bersama untuk menguatkan gotong royong. Hal itu untuk sebagai salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional, khususnya di Kalimantan Tengah.

Demikian disampaikan anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kalteng Agustiar Sabran. ”Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2023. Mari bangkit untuk selalu maju dan berprestasi. Mari bangkit untuk saling menginspirasi. Gotong royong untuk membangun Indonesia maju. Bangkit bersama untuk Indonesia semakin jaya,” ujar politikus PDIP ini.

Bacaan Lainnya
Gowes

Agustiar yang juga Ketua DAD Kalteng ini menuturkan, kekuatan gotong royong yang membuat  bangsa Indonesia bertahan sejak jaman penjajahan. Bahkan, bisa melewati masa pandemi Covid-19.

”Kita kuat karena bersatu. Bangkit dengan bersatu. Ayo jaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia di Hari Kebangkitan Nasional. Jika dulu kita bangkit untuk meningkatkan semangat persatuan kesatuan dan nasionalisme melawan penjajah, sekarang kita bangkit bersatu melawan hal yang melemahkan persatuan kesatuan bangsa saat ini,” tegasnya.

Baca Juga :  PARAH!!! Gadis Palangka Raya Tawarkan Video Call Mesum, Video dan Fotonya Diancam Disebarkan

Menurut Agustiar, konsep gotong royong dalam upaya pemulihan ekonomi usai  masa pandemi perlu terus ditingkatkan. Salah satunya bisa melalui branding produk lokal dan dukungan terhadap UMKM.

Hal itu diharapkan bisa menunjang daya beli produk lokal dengan menekankan  pemerintah harus secara nyata memberi dukungan pada sektor UMKM, karena menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. ”Saya berkeyakinan hal tersebut bisa dilakukan,” ujar Agustiar.

Agustiar melanjutkan, makna kebangkitan nasional seyogianya diarahkan menjadi faktor pemandu untuk mengembangkan demokrasi di segala bidang, mewujudkan keadilan, penegakan hukum, kemakmuran, dan kesejahteraan rakyat.

Melalui Harkitnas, tambah Agustiar, masyarakat diharapkan memperkuat kebersamaan, gotong-royong, dan sinergisitas antara seluruh komponen masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi.

”Tangguh dalam menghadapi persoalan dan berbagai tantangan yang mengancam persatuan bangsa, serta terpenting tangguh dalam kebersamaan pemulihan ekonomi,” katanya. (daq/ign)



Pos terkait