Agustiar: Hijrah dari Keterpurukan Menuju Kesejahteraan

Agustiar Sabran
Agustiar Sabran

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1444 H yang jatuh pada Sabtu (30/7), tidak lepas dari makna historisnya, yakni momentum perubahan atau perpindahan. Hijrah merupakan perpindahan dari satu kondisi maupun  tempat ke kondisi atau tempat lain.

”Dalam kaitannya dengan 1 Muharram 1444 Hijriah di tengah pandemi, sangat relevan dengan keniscayaan perubahan secara mendasar dalam seluruh tatanan kehidupan. Khususnya dalam kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik bangsa Indonesia. Saya yakin ke depan bisa lebih baik,” kata anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran, Jumat (29/7).

Bacaan Lainnya

Agustiar yang juga Ketua DAD Kalteng ini berharap, di Tahun Baru Islam Kalteng semakin berkah. ”Kalteng Berakhlak di Bumi Pancasila. Niat, perbuatan, dan tindakan dalam membangun Kalimantan Tengah untuk mewujudkan Kalteng makin berkah,” ujarnya.

Agustiar juga berharap momentum Tahun Baru Hijriah menjadi titik awal bagi bangsa Indonesia untuk berpindah dari kondisi keterpurukan menuju arah kesejahteraan. Dia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kalteng untuk berdoa agar mampu melalui pandemi maupun berbagai krisis lain yang diakibatkannya.

Baca Juga :  Agustiar Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Kalteng

Menurut Agustiar, peringatan 1 Muharram 1444 Hijriah merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan limpahan nikmat bagi masyarakat Kalteng. Muharram merupakan bulan yang penuh keberkahan dan memiliki sejarah bagi umat Muslim di dunia, di antaranya menjadi tolok ukur akan kemenangan Nabi Muhammad SAW terhadap kaum kafir. Selain itu, memiliki arti tersendiri bagi umat Muslim, yakni untuk lebih memuliakan anak yatim piatu.

Pos terkait