Bangunan Mebel Nyaris Dilalap Api

kebakaran,Bangunan Mebel di Jalan Lintas Palangka Raya – Bukit Rawi Nyaris Dilalap Api
Petugas kepolisian saat mendatangi lokasi kebakaran kamar berukuran 4x4 di Jalan Lintas Palangka Raya – Bukit Rawi kilometer 3,5, Sabtu (6/11) malam

PALANGKA RAYA- Insiden kebakaran terjadi lagi. Namun kali ini skalanya kecil, karena hanya menghanguskan sebuah kamar tidur seluas 4×4 meter, Sabtu (6/11) malam. Namun ruangan itu berada di dekat mebel milik warga di Jalan Lintas Palangka Raya – Bukit Rawi kilometer  3,5.

Meski hanya menimbulkan kerugian tak seberapa, namun amukan si jago merah itu sempat membuat panik warga dan pemilik mebel.

“Menurut keterangan saksi dan korban, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 20.15 WIB ketika korban sedang nonton televisi di dalam mebel yang sekaligus menjadi rumahnya,” ujar Kanit I SPKT Polresta Palangkaraya, Aiptu Hasan Virdies, yang mendatangi ke lokasi.

Diungkapkan pula, diduga api muncul lantaran sisa pembakaran tambak telur untuk mengusir nyamuk, hingga  merembet membakar dinding. Namun lanjutnya,  ada pula dugaan korsleting listrik hingga membakar dinding.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, tetapi pemilik bangunan Ilham (32) tetap mengalami kerugian materil.

Hasan membeberkan, sebelum mengetahui api berkobar, korban sedang nonton TV di dalam rumah. Namun tiba-tiba mati lampu, lalu ia  keluar melihat ada api yang menjalar pada dinding mebel. Pihaknya pun menduga api berasal dari  korsleting listrik pada stop kontak yang menempel di dinding kayu.

Baca Juga :  Pengajuan PPPK di Kotim masih Minim

Korban kemudian dengan spontan mengambil seember air dan menyiram api tersebut, dibantu warga sekitar, hingga berhasil dipadamkan. Tak lama, datang pemadam kebakaran untuk memastikan api benar-benar padam.

”Jadi api bisa segera dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.Kebakaran tersebut dengan cepat berhasil dipadamkan, sehingga tidak mengakibatkan kerugian materiil yang besar maupun korban jiwa. Situasi terakhir pada TKP untuk sementara aman dan kondusif,” pungkas Hasan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.