Banjir Mendera, Vaksinasi Covid-19 Tetap Terlaksana

VAKSINASI: Petugas vaksinator sata menyuntikkan vaksin kepada salah satu warga terdampak banjir di Desa Bunut dan Sungai Mentawa. Dinkes Lamandau laksanakn program jembut bola untuk mempercepat capaian target vaksinasi masyarakat, Rabu (8/9) (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

NANGA BULIK – Banjir yang melanda Desa Bunut dan Sungai Mentawa tak menyurutkan niat Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah untuk melaksanakan vaksinasi jemput bola ke kawasan terdampak banjir di Kecamatan Bulik, Rabu (8/9).

“Kita memang sudah menjadwalkan vaksinasi jemput bola, kebetulan saat ini ada kunjungan Bupati untuk meninjau banjir, jadi sekalian kita lakukan vaksinasi bagi warga,” beber Kepala Dinkes, Rosmawati.

Ada sekitar 150 warga yang mengikuti vaksinasi Covid-19 ini. Sebagian besar adalah vaksin dosis pertama dengan vaksin jenis Sinovac, namun pihaknya juga menyediakan untuk warga yang ingin vaksin kedua.

Selain vaksinasi, para tenaga kesehatan yang disiapkan juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi korban banjir. Obat-obatan juga telah disiapkan untuk warga yang membutuhkan. “Rata-rata banyak yang hipertensi. Ada juga laporan yang sakit diabetes, maag, dan diare. Kita imbau kepada masyarakat, meskipun banjir harus tetap menjaga kebersihan makanan dan minuman, cukup istirahat agar tidak mudah sakit, dan jangan abaikan prokes,” terangnya.

Sementara itu Bupati Lamandau H Hendra Lesmana juga mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti vaksinasi. Karena saat ini vaksinasi Covid-19 sudah menjadi kewajiban dan persyaratan untuk berbagai kebutuhan.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi tinggi, karena dengan membawa vaksinator ke desa akan mendekatkan pelayanan vaksin bagi masyarakat. Karena jika mereka harus datang ke Puskesmas di kecamatan tentu membutuhkan waktu dan biaya transportasi, jadi mumpung ada agenda menyalurkan bantuan sekalian kita vaksin,” beber Hendra. (mex/sla)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *