Baru Bebas, Residivis Ini Coba-Coba Bobol ATM

Melawan saat Ditangkap, Kaki Ditembak

Residivis Ini Coba-Coba Bobol ATM
Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP terkait percobaan pembongkaran ATM milik Bank Kalteng di Jalan Rajawali Induk Palangka Raya, Selasa (5/7) dini hari.(dodi/radarpalangka)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Kesekian kalinya,  aksi percobaan pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terjadi di wilayah kota Palangka Raya. Kali ini aksi kejahatan itu menyasar ATM milik Bank Kalteng di Jalan Rajawali Induk sekitar Apotik Khanza, Selasa (5/7) sekitar pukul 04.00 WIB.

Namun berkat kesigapan polisi,  kurang dari 12 jam, pelaku berinisial CD berhasil ditangkap dan ditembak kakinya, lantaran melakukan perlawanan.

Direktur Kriminal Umum Polda Kalteng (Ditkrimum Polda Kalteng) Kombes Pol Faisal F Napitupulu menyampaikan penangkapan dilakukan berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan informasi terkait pelaku. Tim gabungan dari Polda dan Polresta melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil meringkus pelaku, yang merupakan residivis dan baru saja keluar dari penjara bulan Maret 2022.

”Diketahui juga hasil pemeriksaan bahwa pelaku beraksi di dua lokasi. Selain membobol ATM juga melakukan pencurian dengan pemberatan di salah satu rumah. Mesin ATM sempat terbongkar di bagian bawah, diduga aksi itu dilakukan oleh satu orang dan sudah mengincar lokasi tersebut,” ujarnya.

Faisal melanjutkan, beberapa barang bukti berhasil diamankan di tempat tersebut. Termasuk rekaman CCTV, yang merekam pelaku beraksi pada malam hari. Peristiwa itu diketahui setelah salah satu nasabah hendak mengambil uang dan melihat kondisi ATM terbuka.

Baca Juga :  Misi Kemanusiaan di Tengah Bencana Melanda Palangka Raya

”Pelaku sudah ditangkap dan karena melawan terpaksa ditindak tegas secara terukur.Kita amankan barbuk,  ditemukan obeng dan palu, termasuk hasil pencurian.Pelaku ini sendiri, tetapi tetap kami lakukan pegembangan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, pelaku membongkar mesin ATM tersebut malam hari. Tidak ada uang  hilang dalam mesin ATM itu, namun tetap kasus itu dalam pengembangan dan penyelidikan kepolisian.

”Kami akan proses untuk lebih dalam, mesin ATM itu rusak tetapi tidak ada uang hilang dan ini merupakan kejadian kedua kalinya mesin ATM milik Bank Kalteng terkena percobaan pembobolan maupun pencurian,” ungkap Faisal.

Ia menambahkan, beberapa saksi telah dimintai keterangan dan pihaknya juga belum mengetahui jumlah uang berhasil diselamatkan,lantaran masih tersimpan dalam tiga box besar dan satu box kecil.”Untuk uang rincinya belum tahu, nanti akan dihitung.Makanya  ini terus dilakukan lidik dan semoga bisa mengungkap pelaku,” tandasnya.



Pos terkait