BKSDA Pancing Buaya Pemangsa Ternak Warga Kumpai Batu Bawah

pasang jebakan 2
PANCING BUAYA: Petugas WRU BKSDA SKW II Pangkalan Bun saat memasang pancing jebakan untuk menangkap buaya pemangsa di Desa Kumpai Batu Bawah, Selasa (27/9) (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com – Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) SKW II Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berupaya menangkap buaya masuk ke permukiman warga terdampak banjir. Binatang buas ini masuk melalui saluran irigasi pertanian yang bermuara ke Sungai Arut.

Kemunculan buaya di permukiman warga Desa Kumpai Batu Bawah (KBB), Kecamatan Arut Selatan sudah meresahkan. Pasalnya sejumlah ternak warga yang berada di halaman maupun belakang rumah diduga dimangsa buaya tersebut.

Kepala SKW II BKSDA Pangkalan Bun, Dendi Setiadi mengatakan, Wildlife Rescue Unit (WRU) BKSDA menyikapi laporan warga dan berupayan untuk menangkap buaya tersebut.

“WRU sudah pasang pancing buaya di lapangan, saat ini anggota masih melakukan monitoring di lokasi,” ujarnya, Selasa (27/9).

Menurutnya ada 10 titik pemasangan pancing dengan umpan ayam potong yang kemudian diikatkan di batang pohon di sekitar aliran irigasi selebar delapan meter tersebut.

Jebakan tersebut diharapkan dimakan buaya, sehingga proses penangkapannya lebih mudah.

Dijelaskannya, belum diketahui buaya tersebut apakah merupakan satwa yang sebelumnya sering terlihat di irigasi ataukah ada buaya yang baru.

Baca Juga :  Tujuh Anak Usaha Astra Agro Lestari Raih Statistics Award

“Sungai Arut atau Sungai Lamandau memang habitatnya buaya, bisa saja individu yang lain yang muncul, tapi kita berusaha untuk tangkap guna mengurangi rasa takut masyarakat,” pungkasnya. (tyo/sla)

 

 

 

 

Pos terkait