Bupati dan Sembilan Kepala SOPD Bakal Temui Menteri, Perjuangkan soal Ini

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berencana akan ke Jakarta untuk menemui Kementerian Republik Indonesia (RI)
LISTRIK: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Wakil Bupati Kotim Irawati, Sekda Kotim Fajrurrahman serta sejumlah Kepala SOPD dan jajaran di Pemkab Kotim saat menghadiri peresmian nyala perdana listrik di Desa Simpur, Kecamatan Kotabesi, Selasa (15/3). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berencana akan ke Jakarta untuk menemui Kementerian Republik Indonesia (RI). Dirinya tidak sendiri ke Jakarta, tetapi mengajak sembilan Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kotim.

“Saya akan ajak sembilan SOPD ke Jakarta untuk menemui pihak Kementerian,” ujar Halikinnor, Selasa (15/3).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, rencana untuk menemui pihak Kementerian telah disampaikan kepada anggota DPR RI Willy M Yoseph dan Iwan Kurniawan. Halikinnor berharap anggota DPR RI dapil Kalimantan Tengah (Kalteng) tersebut bisa memfasilitasi mereka untuk bisa bertemu dengan para Menteri.

Awal Maret lalu, Bupati Kotim Halikinnor mengundang dan sudah bertemu langsung dengan Anggota DPR RI dapil Kalteng Iwan Kurniawan dan beberapa kali melakukan komunikasi via zoom dengan Willy M Yoseph yang merupakan Anggota Komisi VII membidangi Energi, Riset, dan Teknologi.

Baca Juga :  Datangi Warga Tertimpa Musibah, Bupati Kotim Beri Motivasi dan Bantuan

“Saya sudah berkoordinasi dengan dua anggota DPR RI dapil Kalteng, meminta mereka untuk bisa memfasilitasi agar bisa bertemu dengan pihak Kementerian,” kata Halikinnor.

Salah satu Kementerian yang akan didatangi adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Hal ini kaitannya dengan masih adanya wilayah Kotim yang belum teraliri listrik dan juga mengalami blank spot jaringan telekomunikasi.

“Nanti akan saya ajak juga Manager PLN Palangka Raya dan Sampit untuk bertemu dengan Kementerian ESDM,” tegasnya.

Rencana keberangkatan ke Jakarta akan dilakukan sebelum atau saat memasuki bulan puasa Ramadan. Salah satu tujuan adalah melakukan pendekatan memperjuangkan jaringan PLN agar bisa masuk ke seluruh desa yang belum teraliri listrik di Kotim.

“Kami akan memperjuangkan desa yang masih belum teraliri listrik hingga ke Kementerian, karena upaya itu memang harus dilakukan, baru Kotim yang melakukan itu,” imbuhnya.

Pos terkait