Bupati Kotim Penuhi Janji Semasa Kampanye, Semua Kecamatan Sudah Dapat Ekskavator

bantuan ekskavator
PENYERAHAN:  Bupati Kotim Halikinnor dan sejumlah pejabat berfoto bersama dalam penyerahan dua unit excavator untuk Kecamatan MB Ketapang dan Baamang yang diserahkan secara simbolis di BPP Desa Pelangsian, Senin (27/2). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Selama lebih dari dua tahun masa kepemimpinan Harati (Halikin-Irawati), Bupati KotawaringinTimur (Kotim) Halikinnor memenuhi janji untuk menyerahkan alat berat excavator secara bertahap dari tahun ke tahun hingga akhirnya 17 kecamatan memilikinya.

Penyerahan excavator sebagai bukti janjinya semasa kampanye saat mencalonkan diri sebagai Bupati Kotim tahun 2020 lalu. Penyerahan excavator pertama diberikan untuk Kecamatan Teluk Sampit pada tahun 2021. Kecamatan Teluk Sampit merupakan kawasan pertanian yang sangat membutuhkan alat berat untuk menggarap sawah atau lahan. Pada tahun yang sama bantuan excavator dan hand traktor diberikan untuk Kecamatan Cempaga dan Kotabesi.

Bacaan Lainnya

Tahun 2022 lalu, Pemkab Kotim kembali menganggarkan dana cukup besar untuk pengadaan excavator untuk 12 kecamatan, diantaranya Kecamatan Mentaya Hulu, Cempaga Hulu, Tualan Hulu, Antang Kalang, Telaga Antang, Bukit Santuai, Parenggean, Telawang, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Seranau. Sedangkan, untuk Kecamatan MB Ketapang dan Baamang tidak dianggarkan dengan alasan berada di pusat Kota Sampit.

Baca Juga :  Segera Tertibkan Pedagang di Sekitar Islamic Center, Ini Alasan Bupati Kotim

“Saya pikir Kecamatan Baamang dan MB Ketapang tidak terlalu memerlukan alat excavator, karena berada di pusat kota dan bisa dibantu menggunakan alat dari Dinas PUPRPRKP Kotim. Tetapi karena keterbatasan alat di Dinas PUPRPRKP Kotim, akhirnya saya berikan juga hari ini untuk Baamang dan MB Ketapang supaya tidak ada kecemburuan. Semua kecamatan di Kotim semua sudah memiliki alat excavator dan saya yakin alat ini punya banyak kegunaan,” kata Halikinnor saat menyerahkan excavator untuk Kecamatan Baamang dan MB Ketapang di Balai Penyuluh Pertanian Desa Pelangsian Jalan HM Arsyad KM 8, Senin (27/2).

Halikinnor berharap alat berat yang sudah diberikan untuk 17 kecamatan dapat digunakan semaksimal mungkin untuk menggarap lahan. Tidak boleh ada lagi petani dan masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar karena sudah ada alat berat untuk membuka lahan.

”Ini salah satu tujuan utama menyediakan alat ini, agar jangan ada lagi masyarakat yang dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar. Karena, alat ini sudah bisa digunakan untuk menggarap lahan dan mengelola saluran irigasi di lahan pertanian,” katanya.



Pos terkait