Dapat Keluhan Langsung Bupati Kotim Naikkan Transport SDM-PKH Jadi Rp 1 Juta

cofee morning sdm pkh dan bupati kotim
SILATURAHMI: Coffee Morning Bupati Kotim Halikinnor bersama sumber daya manusia program keluarga harapan (SDM-PKH) se-Kotim di Aula Rujab Bupati Kotim, Kamis (11/8). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Bupati Kotim Halikinnor menjanjikan akan menaikkan uang transport bagi petugas pendamping atau Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM-PKH) mulai tahun depan.

Halikinnor menyampaikan hal tersebut usai mendengar permasalahan yang disampaikan para SDM-PKH saat silaturahmi yang dikemas dalam acara Coffee Morning bersama Bupati Kotim Halikinnor di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Kamis (11/8).

Bacaan Lainnya

Dalam silaturahmi tersebut, Halikinnor menyampaikan beberapa permasalahan yang disampaikan SDM-PKH selama bertugas di lapangan. Salah satunya terkait uang transport, di mana selama ini mereka mendapatkan Rp 500 ribu per bulan.

”Tadi saya mendengar permasalahan mereka di lapangan. Ternyata mereka transportnya saja sering kekurangan. Makanya, uang transport yang Rp 500 ribu pada Januari nanti kami tambah Rp 500 ribu lagi. Jadi satu juta yang mereka dapatkan,” kata Halikinnor.

Baca Juga :  BAKAL SENGIT!!! Perebutan Kursi Ketua Demokrat Kotim

Selain permasalahan tersebut, SDM-PKH di Kotim yang berjumlah 41 orang itu menyampaikan perihal perlunya perangkat pendukung berupa laptop. Hal itu agar lebih mempermudah dan mensukseskan administrasi para petugas pendamping PKH.

”Untuk mengolah data mereka meminta bantuan berupa laptop,” kata Halikinnor.

Namun, hal tersebut masih akan dipertimbangkan, mengingat jumlahnya yang cukup banyak, sehingga memerlukan anggaran yang cukup besar pula.

”Kami akan pertimbangan. Kita juga melihat kemampuan keuangan daerah,” ucapnya.

Di samping itu, mereka juga menyampaikan kekurangan fasilitas pendukung kinerja di lapangan, khususnya untuk wilayah pedalaman Kotim.

”Mereka juga meminta bantuan kendaraan operasional berupa sepeda motor, khususnya di daerah pedalaman, seperti Bukit Santuai, Antang Kalang, Mentaya Hulu, dan Tualan Hulu,” katanya.

Pemerintah berharap bisa membantu mendukung sepenuhnya kesuksesan para petugas dalam bekerja dan menjalankan tugasnya di lapangan. ”Tapi itu akan kami pertimbangkan, mana yang bisa dibantu dulu, itu yang akan kami bantu, sehingga tugas mereka bisa maksimal,” tandasnya. (yn/ign)



Pos terkait