Dicari, Bibit Unggul Pesepak Bola Kalteng

Piala Soeratin U-17, U-15 dan U-13

Piala Soeratin,Asprov PSSI Kalteng
Sekretaris Umum (Asprov) PSSI Kalteng dan Panpel Piala Soeratin ketika memastikan kompetisi tersebut siap digelar di stadion Tuah Pahoe papda tanggal 8 hingga 29 Januari 2023.(ist)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com– Kick of kompetisi Piala Soeratin Kalimantan Tengah (Kalteng) bakal digelar pada 8 hingga  29 Januari 2023. Kompetisi pemain-pemain sepak bola muda Kalteng ini, dibagi tiga katagori usia, yakni U-17, U-15 dan U-13,  yang dilaksanakan di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya.

Sekretaris Umum (Sekum) Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) Sigit Widodo menyatakan, adapun para peserta yakni untuk U-17; PSMTW dari Barito Utara, Sylva Kalteng dari Kota Palangkaraya, Barito Selatan FC dari Barito Selatan. Kemudian PS Persukma Sukamara dari Sukamara.

Bacaan Lainnya

Sedangkan, peserta dari U-13 yakni dari PSMTW dari Barito Utara, Sylva Kalteng dari Palangka Raya, SBB Palangka Raya United dari Palangkaraya, PS PU Putra Palangkaraya dari Palangka Raya. Kemudian peserta dari U-15 yakni SBB Palangka United dari Palangkaraya, Sylva Kalteng FC dari Palangkaraya, Persekap Kapuas dari Kapuas, Kalimantan Sport FC dari Palangkaraya, Borneo FIA dari Palangkaraya, Persepar, Kaya Karsa Kalampangan, SSB Utama dan PS PU Putra dari Palangkaraya.

Baca Juga :  Perlu Dukungan Penuh Warga Sukseskan UCI MTB Eliminator World Cup 2022

” Ada 18  tim ikut dalam Piala Soeratin yang mendaftar  secara online melalui aplikasi System Informasi Administrasi atau SIAP PSSI,” ungkap Sigit, dalam pernyataan di aula PUPR didampingi panitia pelaksana dan para exco, kemarin.

Sigit menjelaskan, kompetisi Piala Soeratin  ini sebenarnya agenda tahun 2022. Namun karena ada persoalan kerusuhan di Kanjuruhan Malang, maka agenda resmi PSSI akhirnya tertunda dilaksanakan di 2023.

Menurutnya, bagi Kalteng sendiri, aplikasi SIAP bagi klub-klub baru, merupakan hal baru sehingga banyak klub tidak ikut karena selain admin tidak memiliki,  jug terkendala  alasan pendanaan.”Asprov PSSI tidak bisa memaksa klub untuk ikut, tapi  semua sudah sampaikan melalui whats up grup. Saya sampaikan kegiatan ini dalam pemulihan sepakbola Kalteng, ” tegas Sigit.

Pos terkait