Disdik Palangkaraya Ingatkan Antisipasi DBD

SOCIETY DISDIK PALANGKA
Sekretaris Disdik Kota Palangkaraya, Aprae Vico Ranan

PALANGKARAYA, radarsampit.com – Menyikapi peningkatan curah hujan di wilayah Kota Palangkaraya, Dinas Pendidikan (Disdik) setempat mengingatkan dan meminta kepada sekolah, agar terus dan tanpa henti mewaspadai munculnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungannya masing-masing.

Pihak Disdik berharap, agar persoalan wabah DBD tersebut tidak muncul dan tidak ada peserta didik serta tenaga pengajar yang yang sakit akibat gigitan nyamuk DBD itu.

Bacaan Lainnya

“Untuk pencegahannya maka pihak sekolah harus membiasakan pola hidup sehat. Sehingga wabah yang bisa membahayakan nyawa manusia itu tidak berkembang di sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya Jayani, melalui Sekretaris Disdik Aprae Vico Ranan, Senin (5/2/2024).

Menurutnya, Pemerintah Kota Palangkaraya juga gencar mensosialisasikan terkait pencegahan penyakit DBD yang bisa berkembang di setiap sekolah setempat.

“Sampai saat ini pihak Disdik Kota Palangka Raya belum ada menerima laporan bahwa ada peserta didik di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang terserang wabah tersebut,” ujar Vico.

Baca Juga :  Gara-Gara Bawa Kabur Motor Rental, Penambang Emas Dibekuk Polisi

Ia menjelaskan, untuk mencegah wabah tersebut berkembang di setiap saluran drainase sekolah, tentunya pihak sekolah disarankan agar rutin membersihkannya.

Jangan sampai ada genangan air, baik itu di dalam botol maupun kubangan di sekitar sekolah, karena hal tersebut bisa menjadi tempat sarang nyamuk DBD berkembang biak.

“Pengelola sekolah wajib menjaga kebersihan di setiap sekolah. Jangan sampai sampah di sekolah menumpuk, karena hal tersebut bisa menjadi sumber penyakit,” tegas Vico.

Dirinya menambahkan, agar tenaga pendidik  selalu memberitahukan kepada peserta didik dan orang tuanya,  untuk selalu mewaspadai bahaya wabah DBD tersebut.

Apalagi saat ini cuaca di Kota Palangkaraya terbilang ekstrem, sehingga wabah tersebut sangat berpotensi untuk berkembang biak, baik di setiap sekolah maupun di pemukiman warga.

“Kalau bisa dicegah sejak dini. Mari kita cegah bersama jangan sampai wabah ini berkembang biak sehingga bisa mengakibatkan peserta didik atau warga Kota Palangkaraya terserang wabah DBD. Ingat, sama-sama kita menjaga kebersihan dan terus waspada,” pungkas Vico.(daq/gus)  



Pos terkait