Diserang Buaya saat BAB

petugas balai konservasi sumber daya alam pos jaga sampit
Sampit WASPADA: Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam Pos Jaga Sampit memasang pancing buaya dengan umpan ayam di Sungai Biding, anak Sungai Sampit, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

SAMPIT, RadarSampit.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit memasang pancing buaya dengan umpan ekor ayam di Sungai Biding, anak Sungai Sampit, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti kemunculan buaya yang dilaporkan oleh warga setempat pada Rabu (3/8) lalu.

“Atas laporan itu kami melakukan observasi ke lokasi. Disaksikan security perusahaan dan warga, kami melakukan pemasangan satu jerat atau pancing buaya dengan umpan satu ekor ayam,” kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah.

Bacaan Lainnya

Muriansyah memasang pancing ditemani personel dari Manggala Agni. Pancing buaya tersebut dipasang sebagai upaya untuk menangkap buaya, hal ini dilakukan agar buaya tidak membahayakan warga.

Berdasarkan informasi yang didapat dari security perusahaan, tanggal 31 Maret 2022 pernah terjadi serangan buaya pada karyawan perusahaan. Karyawan yang biasa dipanggil Amang Banjar diserang di parit saat buang air besar (BAB).

Baca Juga :  Begini Jawaban Bupati Kotim soal Maraknya Miras Ilegal

Akibatnya, yang bersangkutan mengalami luka di bagian kaki kiri. Buaya yang menyerang diduga kuat berjenis buaya muara dengan panjang sekitar 1 meter.

Sementara itu kemunculan buaya yang dilaporkan warga dan security perusahaan diperkirakan lebih dari satu ekor, berukuran setengah sampai 3 meter.

Hingga saat ini Sungai Biding di Kecamatan Mentaya Hilir Utara masih dimanfaatkan warga untuk mandi cuci kakus (MCK). Oleh sebab itu BKSDA berharap agar jerat dan pancing buaya yang terpasang dapat mengenai sasaran, sehingga buaya dapat dipindahkan ke habitatnya.

Pos terkait