Dorong Lebih Mandiri, Petani Kelurahan Pasir Putih Diberi Pelatihan

pelatihan petani pasir putih
PELATIHAN:  Lurah Pasir Putih Rudi Setiawan ikut praktik bersama kelompok tani tentang cara pembuatan pupuk berbahan alami di selasar Kantor Kelurahan Pasir Putih, Selasa (22/11). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com Sejumlah petani di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diberikan pelatihan tentang cara pembuatan pakan ternak dan ikan serta pembuatan pupuk. Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari.

Ada tujuh kelompok tani yang mendapat pelatihan, yaitu Tani Makmur, Joyo Pahari, Wanita tani Mandiri, Hatantiring, Margo Mulyo, Petani Muda Milenial, dan Betang Makmur. Mereka berkesempatan mendapatkan ilmu dari pemateri Ermina Komala Dara. Perempuan Dayak asal Kalteng yang cukup berpengalaman dalam menciptakan formula cara pembuatan pakan ikan dan ternak dan pembuatan pupuk dengan memanfaatkan bahan yang ada dialam sekitar.

Bacaan Lainnya

Lurah Pasir Putih Rudi Setiawan mengatakan, pelatihan pembuatan pakan ternak dan ikan dan pembuatan pupuk organik dinilai tepat untuk memberikan pemahaman dan kemandirian petani di Kotim khususnya di Kelurahan Pasir Putih.

Baca Juga :  Angin Kencang Hancurkan Kebun Melon Petani Sampit

”Sebagian besar mata pencaharian masyarakat di Kelurahan Pasir Putih itu ada yang menjadi petani dan peternak. Karena itu, saya mengadakan kegiatan pelatihan ini agar petani di Kelurahan Pasir Putih menjadi petani yang mandiri dan sukses memproduksi atau mengolah sendiri pakan ternak atau pupuk organiknya sendiri,” katanya.

Dia ingin mengangkat derajat petani dan peternak di Kelurahan Pasir Putih menjadi petani dan peternak sukses. Hal itu terbukti, salah satu petani Alam Salju bernama Supriyanto yang sukses menanam dan menghasilkan panen tomat kurang lebih 46 ton dengan penghasilan Rp 350 juta.

”Saya ingin menjadikan petani berdasi. Maksudnya petani yang bisa sukses seperti pejabat kantoran. Sebagai contohnya, di Kelurahan Pasir Putih ada Pak Supriyanto yang sukses bertani. Saya ingin ada petani-petani lain yang sukses, mandiri, dan sejahtera hidupnya walaupun hanya menjadi seorang petani,” katanya.

Pos terkait