Dua Kapal Meledak dan Terbakar di Sungai Barito

Rumah Warga Barsel Ikut Terguncang, Sepuluh ABK Menghilang

tugboat meledak
MEMBARA: Dua kapal yang terbakar di perairan Sungai Barito, Kabupaten Barito Selatan, Senin (13/5/2024). (Istimewa)

Radarsampit.com – Sejumlah rumah warga di Dusun Murung Kalanis, Desa Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, terguncang akibat ledakan kapal yang diduga bermuatan bahan bakar minyak (BBM). Insiden itu terjadi di pinggir Sungai Barito, bagian hilir ujung dusun tersebut.

”Akibat ledakan kapal tersebut, sebagian rumah warga terguncang seperti gempa bumi,” kata Ruslan salah seorang warga Dusun Murung Kalanis saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (13/5/2024).

Bacaan Lainnya

Dia menuturkan, kebakaran dua kapal tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Pada saat itu dia hanya melihat dari kejauhan. Berdasarkan kabar yang beredar di masyarakat, sebelum kejadian, kapal tugboat Surya 03 diduga membeli BBM dan merapat pada kapal dagang milik Hairan di pinggir Sungai Barito.

Saat berdempetan, kapal dagang milik Hairan yang terbuat dari bahan kayu meledak. Api juga menyambar kapal tugboat Surya 03 hingga ikut terbakar.

”Kapal milik Hairan yang terbakar itu tenggelam, sedangkan kapal tugboat Surya 03 yang berdempetan saat kejadian juga ikut terbakar,” ujarnya.

Baca Juga :  Oknum DAD Jakarta Dianggap Meresahkan Suku Dayak

Dia menambahkan, akibat kejadian itu, pemilik kapal dagang atas nama Hairan bersama Erham dan Madnur alias Amat mengalami luka bakar dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Dua orang lainnya atas nama Kaspul Anwar dan Rengga hilang dan belum ditemukan.

Selain lima orang itu, informasi beredar di masyarakat menyebutkan, ABK kapal tugboat Surya 03, diduga juga ada yang menjadi korban akibat peristiwa kebakaran dua kapal tersebut.

Dia melanjutkan, kebakaran kapal di Murung Kalanis baru pertama kali terjadi. Diharapkan kejadian tersebut tak lagi terulang. ”Akibat kejadian ini, masyarakat di Dusun Murung Kalanis panik dan khawatir,” ucap Ruslan.

Sementara itu, akibat kejadian tersebut, tiga ABK mengalami luka bakar cukup parah. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Anak Agung Ketut Alit Supartana mengatakan, korban yang mengalami luka bakar tiga orang dan dua lainnya hilang.

”Kejadiannya sekitar pukul 05.46 WIB. Dua orang ABK hilang, sedangkan tiga orang lainnya mengalami luka bakar,” ujar Ketut Alit.



Pos terkait