Embat Perangkat AC, Pemulung Ditangkap Warga

pemulung mencuri
DIAMANKAN : Polisi membawa barang bukti gerobak dan motor milik Suwardi, pemulung yang tertangkap warga melakukan dugaan pencurian perangkat AC. DODI/RADAR PALANGKA

PALANGKA RAYA,Radarsampit.com – Berpikir mendapatkan keuntungan besar setelah berhasil mengambil sebanyak tujuh perangkat Air Conditione (AC). Nasib apes justru langsung menimpa Suwardi (33).

Dia tertangkap tangan oleh warga karena melakukan dugaan pencurian di gudang milik PT. Mulio Angkasa di Komplek Bumi Palangka II, Jalan Tjilik Riwut kilometer 7. Palangka Raya, Senin (26/9).

Beruntung masyarakat setempat tidak main hakim sendiri. Aksi pencurian itu dilakukan Suwardi seorang diri. Dari tangan terduga, diamankan barang bukti perangkat AC , satu buah gerobak dan sepeda motor.  Sudah diamankan aparat Tim Patroli Presisi Reaksi Cepat (PPRC) Dit Samapta Polda Kalteng.

Saat melakukan aksinya, pelaku yang diketahui berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan tersebut mencongkel teralis besi pada jendela gudang.  Pria yang belum genap satu bulan di Kota Palangka Raya lantas segera masuk dan mengambil sejumlah AC. Barang hasil curian kemudian diletakkan ke gerobak.

Danton PPRC IPDA Jeremia Wirawasita Tarigan mengatakan, setelah dilakukan penelusuran di lapangan, tim mendapati sebanyak tujuh pasang AC yang telah diambil pelaku dan diletakkan di gerobak miliknya, dan satu pasang AC yang baru saja diambilnya saat tertangkap tangan oleh warga.

Baca Juga :  Polres Kotim Bakal Tetapkan Orang Ini Jadi Tersangka Arisan Bodong

“Total AC yang diambilnya berjumlah 8 unit dan langsung kami amankan di tempat kejadian. Ruko yang bertempat di Jalan Pinguin tersebut diketahui sedang tidak berpenghuni sehingga menjadi kesempatan bagi terduga pelaku,” terangnya.

Dia menambahkan, terduga sudah diserahkan ke Jatanras Polresta Palangkaraya untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Kami berharap untuk masyarakat tetap memperhatikan properti miliknya, jangan sampai muncul sebuah kesempatan yang dijadikan sebagai bentuk kejahatan,” ucap Cahyo.

Pos terkait