Enam Korban Buru-Buru Dilarikan ke RS

Usai Minubus dan Truk Tabrakan

Sebuah truk angkutan semen terlibat tabrakan dengan sebuah minibus di Jalan Negara A.Yani tepatnya RT 03 Desa Matabu Kecamatan Dusun Timur, Barito Timur, yang mengakibatkan enam orang penumpang harus di larikan ke Rumas Sakit.(istimewa)

TAMIANG LAYANG – Kecelakaan lalu lintas antarkendaraan angkut  kembali terjadi. Yakni antara truk angkutan semen Nomor Polisi DA 8158 BY dengan Minibus Luxio Nomor Polisi DA 1859 EJ.  Akibatnya,  enam orang penumpang jadi korban dan  dilarikan ke Rumas Sakit Tamiang Layang.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Negara A Yani tepatnya RT 03 Desa Matabu Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Minggu (17/10) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan tersebut saat sedang terjadi hujan deras sehingga jalan yang dilintasi licin. Akibat kecelakaan tersebut 12 orang penumpang minibus 6 diantaranya harus dilarikan ke RS Tamiang Layang. Sedangkan 3 orang memgalami luka berat dan dilarikan ke RS Amuntai, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sedangkan kondisi minibus mengalami rusak berat di bagian depan, dan truk rusak bagian kanan depan. Kronologi kejadian,  saat itu cuaca di tempat kejadian perkara (TKP) sedang diguyur hujan deras. Sementaa mobil Minibus dari arah Tamiang Layang menuju Tanjung Kalsel, dan truk melaju dari arah berlawanan.

Diduga,  jalan yang licin dan adanya tikungan mengakibatkan pengendara minibus tak dapat mengendalikan laju kendaraan sehingga sesampainya di TKP kecelakaanpun tak dapat dihindari.

Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra melalui Kasat Lantas AKP Sugeng, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Pihaknya pun masih melakukan pemeriksaan lebih dalam.

“Anggota unit laka masih melakukan pemeriksaan di lapangan. Korban kecelakaan langsung dilarikan ke Rumah sakit untuk mendapatkam pertolongan medis,” ucap Sugeng, saat di hubingi via telepon seluler.

Ia menambahkan, saat ini kedua supir sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Pihaknya juga memeriksa beberapa sanksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Kita belum bisa menyimpulkan siapa-siapa yang salah dalam kecelakaan tersebut. Kronologi kejadian pun belum bisa disimpulkan. Anggota masih akan melakukan olah TKP,” pungkasnya, kemarin. (apr/gus)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *