Gelapnya Jalan Kota Pangkalan Bun Makan Korban

kecelakaan jalan gelap
KORBAN KECELAKAAN: Korban saat berada di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan, Minggu (12/3) malam. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Gelapnya Jalan Ahmad Yani, KM 03, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat akhirnya memakan korban, Minggu (12/3) pukul 19.30 WIB.

Salah seorang penyeberang jalan dihajar kendaraan roda dua. Dalam peristiwa kecelakaan tersebut baik pengendara maupun penyeberang dalam keadaan selamat, namun tak urung sejumlah luka dialami keduanya, hingga harus dilarikan ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Penyidik Gakkum Satlantas Polres Kotawaringin Barat, Aipda Hengky Setyawan menceritakan, kecelakaan melibatkan pengendara roda dua dengan pejalan kaki terjadi di ruas Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru.

“Pengendara roda dua Muhammad Hengky Listiyono saat itu berboncengan dengan Kharisma Dwi Safitri dengan mengendarai Yamaha Vixion tanpa plat nomor,” bebernya, Senin (13/3/2023).

Keduanya saat itu melaju dari arah Sampit menuju Kota Pangkalan Bun, sesampainya di KM 03, ada pejalan kaki yang bermaksud menyeberang jalan, lantaran jarak sudah terlalu dekat sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari.

Akibatnya pejalan kaki yang diketahui bernama M Ardiyanto mengalami luka di bagian kaki dan pelipis mata sebelah kanan, sementara pengendara Vixion juga mengalami luka dibagian tangan dan kaki.

Baca Juga :  Tumpahan Oli Guyur Jalan Ahmad Yani

“Sementara yang dibonceng tidak mengalami luka-luka, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,”imbuhnya.

Sementara itu, warga yang menyaksikan peristiwa tersebut berhamburan keluar untuk memberikan pertolongan, menurut mereka peristiwa itu bisa terjadi lantaran kondisi jalan yang gelap, sehingga pandangan pengendara kendaraan terbatas.

“Gelap kalau malam, sehingga kalau tidak waspada ada yang menyeberang bisa fatal akibatnya, kita minta pemerintah harus memperhatikan hal ini,” tandas wraga setempat, Ikhsan. (tyo/sla)

 

 

 

 

Pos terkait