Gelar Impian Klopp Terancam, Setelah Liverpool Tumbang Lawan Atalanta di Kandang

liverpool vs atalanta
DIBUNGKAM DI KANDANG: Liverpool dipukul dengan skor telak 3-0 saat menjamu Atalanta di leg pertama perempatfinal Liga Europa, Jumat (12/4/2024) dini hari. (Getty Images/Stu Forster)

LIVERPOOL, radarsampit.com – Dari potensi quadruple (empat gelar) yang gagal, lalu masih bisa treble winners (tiga gelar), saat ini Liverpool FC (LFC) malah tidak dalam posisi kuat untuk mencari gelar pendamping Piala Liga.

Di Premier League, LFC dikudeta Arsenal dari puncak klasemen. Kini, Liga Europa yang menjadi gelar impian pelatih LFC Jurgen Klopp bisa melayang.

Bermain di kandang sendiri, Anfield, dalam first leg perempat final, Jumat (12/4/2024), The Reds –julukan LFC– secara mengejutkan dipermalukan wakil Serie A Atalanta BC. Skornya tidak tanggung-tanggung: 0-3.

Artinya, Virgil van Dijk harus membalas dengan kemenangan empat gol tanpa balas di Gewiss Stadium, Bergamo, pada 19 April nanti untuk menjaga gelar impian Klopp.

Liga Europa memang gelar yang belum mampu diraih Klopp selama menangani LFC atau sejak 2015. Seiring telah memutuskan untuk pergi dari LFC musim panas nanti, praktis kans Kloppo –sapaan akrab Klopp– hanya pada musim ini.

Pada musim 2018–2019, ketika memenangi Liga Champions, LFC pernah membalikkan kekalahan 0-3 dalam first leg menjadi kemenangan 4-0 dalam second leg. Yaitu terjadi saat menghadapi FC Barcelona di semifinal. Hanya, kala itu, LFC melakukan come back di Anfield.

Baca Juga :  The Red Makin Percaya Diri

’’Bisa menjadi remontada (istilah membalikkan keadaan di Spanyol, Red) yang gila,’’ tulis UEFA di laman resmi tentang kans LFC di Gewiss Stadium. Dalam histori kompetisi antarklub Eropa, memang belum pernah ada klub yang sukses membalikkan defisit tiga gol dalam second leg di kandang lawan.

Tentu saja, LFC merasa konfiden melakukannya. ”Kami tidak perlu terbang jauh-jauh ke Italia apabila kami tidak memercayainya,’’ kata Van Dijk, kapten sekaligus bek LFC, kepada TNT Sports.

Mencetak empat gol di kandang lawan musim ini sudah pernah dilakukan LFC musim ini. Dalam babak 16 besar, The Reds menghancurkan tuan rumah Sparta Praha 5-1. Bedanya, ketika itu Van Dijk dkk tidak datang dengan beban kekalahan tiga gol tanpa balas.

’’Kami harap kami cepat move on (dari kekalahan kemarin, Red) dan fokus untuk bisa mencetak minimal empat gol di Bergamo,’’ tegas Van Dijk.



Pos terkait