Gerebeg Budaya Desa Mekar Mulya Sukses Digelar

Festival Seribu Topeng dan Gunungan Jadi Perhatian

gerbek budaya 1
REBUTAN GUNUNGAN: Desa Mekar Mulya Kecamatan Sematu Jaya Kabupaten Lamandau gelar gerebek budaya memperingati hari jadi desa yang ke-34 tahun. Warga saat berebut gunungan. (Istimewa/Radar Sampit)

NANGA BULIK , RadarSampit.com- Meskipun baru digelar pertama kalinya, namun festival 1000 topeng di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau berjalan dengan sukses, Rabu (31/8).

Kreativitas tanpa batas yang dilakukan oleh masyarakat terlihat dari berbagai jenis topeng yang ditampilkan dalam festival tersebut. Bahkan ada Mekar Mulya Fashion Week sebagai ajang pertunjukan warga yang memiliki minat dan bakat di bidang fashion.

Kegiatan grebek budaya yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi desa yang ke-34 tahun ini juga menampilkan gunungan hasil bumi.

Di puncak acara, gunungan berisi hasil bumi ini langsung diserbu warga karena ini merupakan bentuk sedekah warga desa yang telah didoakan oleh para tokoh agama untuk keselamatan dan kemakmuran desa.

“Sebagai rasa syukur kita dalam pada hari jadi desa ke-34 tahun ini, warga Desa Mekar Mulya  melaksanakan kirab budaya. Sembari kita branding desa kami sebagai desa budaya, melalui topeng dan seni budaya yang dilakukan seluruh masyarakat kita yang memang berasal dari berbagai suku dan budaya,”  Kepala Desa Mekar Mulya Herlangga Triatmaja Hadiwijaya.

Baca Juga :  Teknik Membatik Ecoprint Makin Diminati
gerebek budaya 2
Gerebeg Budaya Desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau.

Ini untuk menunjukan suka cita masyarakat karena telah diberikan kesejahteraan dan ketentraman selama 34 tahun ini.

Sebelumnya pemdes juga menggelar lomba lingkungan tiap RT dengan fokus penilaian pada dasa wisma dan ketahanan pangan di tiap RT. Pemenangnya mendapat hadiah berupa hewan ternak berupa kambing.

Pos terkait