Ingin Mudik, Ramai-Ramai Vaksin Booster

vaksin booster
INGIN MUDIK: Sejumlah karyawan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lamandau yang ingin mudik Lebaran antre vaksin booster di pos polisi simpang Batu Batanggui, Lamandau, Jumat (25/3).

NANGA BULIK – Ramadhan tahun ini, umat muslim di Indonesia telah diperbolehkan melakukan ibadah dengan bebas di tempat-tempat ibadah. Masyarakat juga boleh mudik Lebaran bagi yang sudah mendapatkan vaksin lengkap, yakni dosis 1, dosis 2, dan booster.  Kebijakan pemerintah ini pun langsung direspon warga. Para perantau yang ingin mudik, ramai-ramai berburu vaksin booster.

Pantauan Radar Sampit, vaksinasi yang digelar di pos polisi simpang Batu Batanggui selalu ramai dipenuhi warga. Mereka minta vaksin booster agar bisa mudik tanpa tes antigen dan PCR.

Bacaan Lainnya

“Karena mau mudik, vaksin booster dulu. Alhamdulillah tahun ini sudah diperbolehkan mudik, tanpa harus PCR dan antigen asalkan sudah vaksin 1,2, dan booster,” ucap Samsul,salah satu warga Lamandau.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamandau Rosmawati membeberkan, vaksinasi booster terus digenjot oleh pemkab bekerja sama dengan TNI dan Polri.

Baca Juga :  Sediakan Vaksin untuk Penumpang Kapal, tapi....

“Vaksinasi tidak hanya terpusat di kota. Distribusi vaksin juga disalurkan hingga ke puskesmas-puskesmas,” bebernya.

Dari sasaran sebanyak 74.256 orang, sudah ada 73.874 orang yang mendapatkan vaksin dosis 1,  sebanyak 61.132 orang telah mendapatkan dosis 2. Sementara yang sudah divaksin booster sebanyak 5.238 orang.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muriadi mengatakan, setelah varian Omicron, kini muncul viurs varian baru Deltacron. Upaya percepatan vaksinasi booster akan terus digenjot.

Berdasarkan hasil rapat bersama pemerintah provinsi, ada beberapa poin penting yang disampaikan untuk menjadi antisipasi bersama dalam menghadapi Ramadan 1443 H. Masyarakat diminta tetap ketat dalam melaksanakan prokes demi mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, serta percepatan vaksin booster yang merata di seluruh Kalteng.

Pos terkait