Inilah Profil Sultan Muhammad Salahuddin, Pahlawan Nasional dari Bima

potret sultan muhammad salahuddin bima xiv semasa hidup
Potret Sultan Muhammad Salahuddin Bima XIV semasa hidup. (Wikipedia.org)

Perjuangan untuk mengukuhkan namanya sebagai Pahlawan Nasional dimulai sejak 2019. Meski sempat dinyatakan layak oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) pada tahun yang sama, keputusan resmi baru ditetapkan pada 2025.

Selama enam tahun, masyarakat Bima, keluarga kesultanan, dan Pemerintah Provinsi NTB terus memperjuangkan pengakuan ini dengan semangat pantang menyerah sebuah “ziarah sejarah” yang membuktikan cinta terhadap warisan luhur.

Kini, Sultan Muhammad Salahuddin Bima XIV berdiri sejajar dengan tokoh besar lainnya dari NTB, seperti TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dari Lombok.

Dua tokoh ini menjadi cahaya kembar Nusantara: yang satu menerangi jalan pemerintahan dan keadilan, sementara yang lain menyinari dakwah dan pendidikan. Warisan Sultan Salahuddin hidup dalam pesan abadi yang ia sampaikan pada 1951: “Kekuasaan sejati bukan untuk menaklukkan, melainkan untuk melindungi.”

Pos terkait