Jalan Kolam Tanpa Penjagaan, Truk Terobos Larangan Melintas

Timbulkan Kemacetan Panjang

terobos jalan 2
TEROBOS LARANGAN: Truk bermuatan yang nekat menerobos larangan melintas di Jalan Ahmad Saleh hingga menyebabkan kemacetan parah. (Saka/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Puluhan truk menerobos larangan melintas di Jalan Ahmad Saleh Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama. Sopir bandel ini nekat melintasi jalur itu saat tidak ada penjagaan pada Selasa (10/1/2023) malam.

Akhirnya terjasi kemacetan panjang dari arah Pangkalan Bun maupun Kotawaringin Lama karena mereka tidak mau saling mengalah.

Bacaan Lainnya

Selain itu ada truk terperosok sehingga memperparah kemacetan di kawasan kilometer 4 jalur tersebut.

Saka Wijaya salah satu warga sangat menyayangkan hal tersebut. Pasalnya Jalan Ahmad Saleh ini tengah diperbaiki oleh pemerintah dan konsekuensinya kendaraan truk atau roda enam yang bermuatan dilarang melintas.

“Namun selasa malam itu, truk itu menerobos lewat. Sampai akhirnya ada truk yang terperosok di jalan dan menyebabkan kemacetan panjang,” katanya.

terobos jalan 3

Dengan adanya kemacatan tersebut tentu menyulitkan bagi warga di Kelurahan Raja Seberang untuk melintas. Mengingat warga Kelurahan Raja Seberang dan Mendawai Seberang yang membawa kendaraan harus memutar jalan Ahmad Saleh terkebih dahulu.

Baca Juga :  Polsek Aruta Panen Tangkapan Pencuri Sawit

“Kami warga Seberang kalau mau pulang, harus muter. Sementara kondisinya jalan macet dan yang kita sayangkan antara pengendara dari dua arah ini tak ada yang mau mengalah,” jelasnya.

Kemudian, jalan tersebut sejatinyaditutup untuk kendaraan roda enam. Namun saat itu tak ada petugas yang berjaga. Sehingga kendaraan bebas menerobos.

“Entah kenapa petugadnya tidak ada. Termasuk yang jaga juga tidak ditempat. Kalau dijaga pasti tidak ada kemacetan. Pengawasanya ini mulai lemah,” bebernya.

Sementara Kepala Dishub Kobar menjelaskan bahwa sempat ada kelengahan dari oetugadnya yang dimanfaatkan para sopir truk untuk melewati jalan Ahmad Saleh. Namun saat ada laporan warg petugas kangsung ke lokasi.

“Saat ada laporan itu petugas ke lokasi dan mengatur lalu lintas. Serta selanjutnya jalan tersebut kembaki ditutup untuk kendaraan roda enam karena sejatinya masih dalam perbaikan,” jelasnya. (rin/sla) 

 

 

 

 

 

Pos terkait