Jasad Anak SD Ditemukan di Dalam Sungai

kelurahan kuala kurun,kecamatan kurun,gunung mas,tenggelam
Upaya evakuasi jasad seorang anak usia SD KR (13) oleh tim gabungan di perairan Sungai Kahayan, wilayah Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), baru-baru tadi.(istimewa/polresgumas)

KUALA KURUN, RadarSampit.com– Setelah sempat dinyatakan hilang sejak Rabu (30/11) pukul 10.00 WIB, seorang murid Sekolah Dasar (SD) yakni KR (13), warga Jalan Sangkurun, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang diduga tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, akhirnya ditemukan.

”Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pada Kamis (1/12) pukul 09.30 WIB, dengan posisi tersangkut pada dahan pohon di dalam air,” ucap Kapolres Gumas AKBP Irwansah, Kamis (1/12).

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, jasad korban yang ditemukan tim SAR gabungan yakni TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan warga hanya berjarak kurang lebih 10 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal di lanting milik Ubek.

”Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi menuju RSUD Kuala Kurun untuk dilakukan pemeriksaan luar/fisik. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Ayah korban yakni Rinto bersama pihak keluarga menerima kejadian ini, karena murni musibah,” ujar Irwansyah.

Baca Juga :  MUI Katingan Tolak Hiburan Rakyat setelah Hari Raya di Kawasan Wisata, Ini Alasannya

Sebelumnya, pada Rabu (30/11) pukul 10.00 WIB, korban sempat pamit kepada neneknya Nyai (70) untuk mandi di Sungai Kahayan. Namun setelah beberapa jam kemudian, korban tidak kunjung pulang ke rumah.

”Dibantu warga sekitar, keluarganya berusaha untuk mencari keberadaan korban, namun upaya itu belum berhasil. Atas kejadian ini, keluarga juga melaporkannya ke Polsek Kurun,” terang Irwansah.

Mendapati laporan itu lanjutnya, tim SAR gabungan dibantu warga langsung melakukan pencarian dengan menggunakan tiga unit alkon (perahu kecil, Red) beserta alat bantu menyelam berupa dua unit kompresor, serta satu unit perahu karet milik BPBD.

”Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil. Jasad korban berhasil ditemukan,” tuturnya.

Pos terkait