Karhutla di Kobar Ancam Permukiman Warga

kebakaran lahan
KEBAKARAN LAHAN: Warga Dusun Tatas, Kelurahan Baru, mencoba menghalau api yang mendekati rumah mereka dengan gepyok, Senin (15/5). (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di dusun Tatas, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (15/5/2023) pukul 17.00 WIB. Bara yang menghanguskan lahan kosong dengan vegetasi semak belukar dan ilalang di atas permukaan gambut tersebut belum diketahui penyebabnya.

Warga yang panik mencoba menghalau api agar tidak merembet ke permukiman mereka. Kuatnya embusan angin dan cuaca yang terik membuat api semakin berkobar. Asap tebal mengepul membuat warga panik dan meminta bantuan Satgas Darat.

Bacaan Lainnya

Balakar Huma Singgah Itah, Kelurahan Mendawai, BPBD, Manggala Agni, RCTD, TNI dan Polri serta unsur lainnya langsung melakukan penanganan dengan memutus jalur api yang mendekati rumah warga.

Anggota Balakar Huma Singgah Itah, Agung, mengatakan, masyarakat mencoba memadamkan api dengan menggunakan gembyok dari dahan pohon yang masih ada daunnya.

Baca Juga :  Sudah Lima Daerah di Kalteng Siaga Darurat Karhutla

”Warga awalnya memukul lidah api dengan gembyok. Sedikit menghambat laju api, namun lidah api di bagian lain justru mendekat rumah warga,” ujarnya.

Selain Huma Singgah Itah, BPBD Kobar juga langsung menerjunkan unit water suplai. Namun, jalan yang sempit menyulitkan armada untuk masuk. Selain damkar portabel, personel Tim Reaksi Cepat menggunakan selang untuk mendekati titik api.

Tidak ada kesulitan dalam penanganan. Warga juga semakin mengerti dengan tidak asal merebut nozzle, meski api sudah mendekati rumah mereka.

”Kalau luasan sekitar 500-an meter yang terbakar, tadi cukup luas penanganannya. Alhamdulillah sekarang sudah bisa dikendalikan,” katanya.

Pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran. Tim sedang melakukan pendinginan agar api tidak muncul kembali. (tyo/sla)



Pos terkait