Ketika Ratusan Pegawai di Kecamatan Parenggean Mendadak Dites Urine

Lima Orang Dinyatakan Positif, Sanksi Berat Menanti jika Terbukti Pakai Narkoba

tes urine pegawai parenggean
TES URINE: Pegawai di Kecamatan Parenggean mengikuti tes urine yang dilaksanakan mendadak, Rabu (10/8).

SAMPIT, radarsampit.com – Ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak mengikuti pemeriksaan tes urine. Hal itu sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penggunaan narkoba atau obat-obatan terlarang.

Pemeriksaan dilaksanakan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotim yang dipimpin langsung Wakil Bupati Kotim Irawati, didampingi Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim Sanggul Lumban Gaol di Kantor Kecamatan Parenggean, Rabu (10/8).

Bacaan Lainnya

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 397 pegawai di Kecamatan Parenggean mulai dari pegawai perkantoran, kesehatan, pendidikan, dan pertanian menjalani tes. Lima pegawai di antaranya, yakni dua ASN dan 3 tenaga kontrak dinyatakan positif.

”Kegiatan ini dilaksanakan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk menghindari kebocoran informasi agar tidak ada pegawai yang menghindar tidak ikut tes urine,” kata Irawati, yang juga sebagai Ketua BNK Kotim.

Hasil pemeriksaan tes narkoba yang dilaksanakan di Kecamatan Parenggean akan dilaporkan ke Badan Narkotika Provinsi (BNP) Kalteng serta ditembuskan ke Bupati Kotim. ”Dua PNS dan 3 tekon yang hasil tes urinenya positif akan dilaporkan ke Bupati Kotim selaku pengambil keputusan,” ujarnya.

Irawati mengatakan, pemeriksaan tes narkoba dilakukan untuk memastikan pegawai di Kotim bersih dari narkoba. Seluruh pegawai diminta tidak main-main dengan penggunaan narkoba. Apabila lima pegawai yang bersangkutan terbukti menggunakan narkoba, akan dikenakan sanksi berat, yakni diberhentikan dari jabatannnya sesuai peraturan.

”Sebelum saya berangkat ke Parenggean, saya sudah mendapatkan arahan dari Pak Bupati, apabila ada tekon ataupun ASN yang positif narkoba, akan tekon akan diputus kontraknya dan sudah jelas diberhentikan bekerja. Tapi, semua itu saya kembalikan ke aturan yang berlaku,” ujar Irawati.

Irawati akan terus berupaya menanggulangi masalah penyalahgunaan narkoba di Kotim melalui program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Baik dalam hal pencegahan, sosialisasi, pemetaan wilayah, dan deteksi dini melalui tes urine seperti yang dilaksanakan di Parenggean.

”Peredaran dan penyalahgunaan di Kotim sangat memprihatinkan dan menjadi perhatian pemerintah. Kami ingin semua pegawai di Pemkab Kotim bersih dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Kami akan upayakan agar tes narkoba yang baru pertama dilakukan di Kecamatan Parenggean juga dapat dilaksanakan di kecamatan lainnya, sehingga dapat mendeteksi pegawai agar tidak menyalahgunakan narkoba sebagai pemakai, apalagi sebagai pengedar,” ujarnya.

Camat Parenggean Siyono menjadi ASN pertama yang melakukan pemeriksaan tes urine. Dilanjutkan sekretaris camat beserta staf dan pegawai lainnya. ”Ini kegiatan yang bagus dan saya sangat mendukung program BNK Kotim untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba terhadap pegawai di Kecamatan Parenggean dan kecamatan lainnya,” ujarnya.

Sesuai data, yang mendaftar mengikuti tes urine hanya ada 375 orang. Jumlah itu telah melebihi target, karena ada sejumlah tekon yang bertugas di Kecamatan Tualan Hulu yang ikut bergabung, sehingga ada 397 orang yang dites.

”Khusus untuk ASN dan tekon di Kecamatan Parenggean, masih ada tiga orang yang belum ikut tes karena tidak hadir. Dua orang sudah mengabari saya karena ada kegiatan di Sampit, sedangkan satu orang tidak ada kabarnya dan sudah dihubungi tetapi tidak diangkat,” ujar Siyono.

Meski demikian, Siyono memastikan tiga pegawai yang belum melakukan tes narkoba akan tetap diperiksa. ”Awalnya sempat mau didatangi ke rumah masing-masing untuk langsung diperiksa. Tetapi, dua orang sedang ada urusan dengan BKD di Sampit dan satu orang lagi tidak bisa dihubungi. Nanti akan kami panggil dan tetap diperiksa,” tambahnya.

Pos terkait