Kotim Siapkan Lahan 6 Hektare, Sekolah Rakyat Tinggal Tunggu Lampu Hijau dari Pusat

sekolah rakyat
KEPALA DINSOS KOTIM HAWIANAN (HENY/RADAR SAMPIT)

Pada tahap 2 tahun 2025, terdapat 79 titik lokasi sudah disurvei oleh Kementerian PU dan 6 sedang proses survei. Dan,terdapat 12 titik lokasi yang sudah disetujui Kementerian PU dan sisanya proses perbaikan kelengkapan.

Pada tahap 3 tahun 2025, terdapat 93 titik yang sudah disurvei Kementerian PU dan 103 masih dalam proses survei. Dan,sudah ada 65 titik yang dinyatakan layak oleh Kementerian PU untuk sekolah rakyat. Jumlah kelayakan ini akan terus bertambah sepanjang survei lokasi lahan masih dilakukan oleh tim verifikasi.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Hawianan mengatakan program sekolah rakyat merupakan salah satu program yang digagas Presiden Prabowo Subianto dengan penanggung jawab Kemensos.

Tujuan utamanya menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu guna memutus mata rantai kemiskinan.

Sekolah ini dirancang menyerupai sekolah asrama atau boarding school dengan visi mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas.

“Program sekolah rakyat dilatar belakangi karena masih banyaknya warga yang miskin, yang anak-anaknya tidak sanggup melanjutkan sekolah. Sehingga, orang tuanya berpasrah dengan keadaan bahkan membiarkan anaknya putus sekolah dan mengajak anaknya bekerja. Karena itulah, Pak Presiden memfasilitasi sekolah rakyat khusus warga miskin yang semua biaya sekolah termasuk seragam sepenuhnya gratis dan dibiayai oleh negara,” tandasnya. (hgn)

Baca Juga :  Parpol Sepakati 310.168 Surat Suara Pemilihan Legislatif di Kotim

Pos terkait