Lahan Kosong Di Kecamatan Kumai Mulai Terbakar

Lahan Kosong Di Kecamatan Kumai Mulai Terbakar
KEBAKARAN LAHAN: TRC BPBD Kobar saat penanganan kebakaran lahan di Sungai Benipah, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Senin (28/2) pukul 14.30 WIB. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Lahan kosong di tepi Jalan Sungai Benipah, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terbakar, Senin (28/2) sekitar pukul 14.30 WIB. Api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan, mengingat titik kebakaran berada di ruas jalan menuju sejumlah destinasi wisata di pesisir terpadu Kubu, Bogam, dan Pantai Keraya (Bugam Raya).

Cuaca panas dan angin berhembus kencang membuat vegetasi semak belukar dan ilalang kering yang terbakar cepat meluas dan menimbulkan asap pekat di ruas jalan tersebut.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kobar bersama dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kubu berjibaku dengan api agar kobaran api tidak merembet lebih luas lagi.

Dua water suplai milik BPBD dikerahkan ke lokasi kebakaran lahan, dan dengan peralatan manual masyarakat sekitar juga turut serta membantu menghalau laju api.

Beruntung lokasi kebakaran mudah di jangkau, sehingga water suplai BPBD dapat menyemprotkan air dari atas armadanya, dalam kurun waktu satu jam 1,5 hektar lahan hangus terbakar.

Baca Juga :  Surat Edaran Mas Menteri Terbit, Akhirnya Guru dan Murid Boleh Libur

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kobar Syahruni mengatakan dari 1,5 hektar lahan yang terbakar pihaknya berhasil memadamkan sekitar 1 hektar lahan dan 0,5 hektar api padam dengan sendirinya. “Kita duga karena puntung rokok, sebabnya lokasi kebakaran lahan berada di tepi jalan raya,” ungkapnya.

Dalam penanganan itu pihaknya terkendala oleh hembusan angin kencang serta vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan ilalang yang kering.

Dengan kondisi cuaca yang sering berubah-ubah dari panas dan hujan, maka masyarakat  diminta berhati-hati dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama para pengunjung tempat wisata.

Terpisah, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arsel Kabupaten Kobar. Saat ini MPA Kelurahan Raja Seberang dan Mendawai Seberang sudah berada di lokasi untuk penanganan pemadaman.

Sementara TRC BPBD Kobar segera balik kanan dari penanganan di Sungai Benipah Kumai untuk melanjutkan pemadaman di kawasan Kelompok Tani Gerayang Jadi, Raja Seberang. (tyo/sla)

Pos terkait